Ceu Popong: TMII Ide Cemerlang Ibu Tien
Editor: Satmoko
JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI, Popong Otje Djunjunan, mengaku kagum dengan ide cemerlang Ibu Tien Soeharto dalam upaya mengembangkan dan melestarikan seni budaya bangsa dengan mendirikan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Ibu Tien, idenya sangat cemerlang melestarikan budaya bangsa. Kalau saya punya sepuluh jempol akan saya acungkan untuk beliau, saking saya bangganya,” kata Ceu Popong, demikian sapaannya, kepada Cendana News ditemui usai talk show di Sasana Kriya TMII, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).
Menurutnya, meskipun pendidikan Ibu Tien tidak tinggi tetapi ide cemerlang beliau dalam pelestarian budaya mengalahkan orang yang memiliki gelar.
“Ibu Tien punya misi jauh ke depan, cerdas walaupun bukan sarjana. Sebagai Ibu Negara, beliau tahu apa yang harus dilakukan. Sekarang lihat karyanya, ini jelas TMII,” ungkap Ceu Popong.
Ditambahkan Popong, walaupun waktu itu beliau harus menghadapi pihak-pihak yang tidak setuju atas gagasannya. Tapi Ibu Tien dengan keras kemauan harus terwujud.
“Sekarang siapa yang menikmati? Apa beliau? Tentu bukan, tapi kita semuanya. Bisa melihat Indonesia dari Papua sampai Aceh dalam waktu satu hari. Kalau bukan ide Ibu Tien, tak mungkin,” tukas perempuan usia 79 tahun ini.
Selain TMII, sebut dia, masih ada lagi karya Ibu Tien yang monumental yaitu Taman Anggrek, Panti Lansia, Taman Buah Mekar Sari, RS Kanker Darmais, RS Jantung Harapan Kita, dan Museum Purna Bakti Pertiwi.
“Ada 7 karya Ibu Tien yang monumental. Ini fakta dengan segala kekurangannya yang jelas beliau sudah banyak berjasa untuk bangsa ini,” kata Ceu Popong.
Ceu Popong pun mengaku kerap kali bertemu dengan Ibu Tien. Bahkan foto kenangan dirinya dengan Ibu Tien, hingga sekarang disimpannya.
Tak hanya itu, Ceu Popong juga memiliki pengalaman berkesan yang tak mungkin dilupakannya. Yakni, pesan Ibu Tien kepada Ceu Popong, manakala mereka bertemu.
“Saya diberi ucapan selamat oleh Ibu Tien. Beliau berpesan berbuatlah yang terbaik sesuai dengan kedudukan masing-masing. Pesan ini penuh makna,” kata Ceu Popong.
Dia pun menterjamahkan pesan Ibu Tien itu dalam biduk menjalani karir sebagai anggota dewan dari Fraksi Golkar.
“Saya sebagai anggota DPR. Maka tentu kalau kita ingin menjadi perempuan Indonesia yang baik berbuatlah sebagai anggota DPR,” ucapnya.
Yakni, kata dia, anggota DPR itu jangan malas, jangan tekab (teken kabur), jangan terlambat datang, membela rakyat, membuat UU, mengawasi kinerja pemerintah, dan ikut mengatur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
“Jadi sangat simpel berbuat yang terbaik sesuai dengan kedudukan. Itu pesan Ibu Tien yang selalu saya ingat,” tutur Ceu Popong.