Sungai di Muba Harus Bebas Sampah Plastik
MUSI BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan menegaskan sungai di wilayah kabupaten setempat harus bebas dari sampah plastik karena dapat merusak ekosistem dan mengganggu transportasi air.
Guna mewujudkan Program Musi Banyuasin Bersih Sampah 2018, pada setiap kesempatan kunjungan kerja ke desa-desa Plt Bupati Beni Hernedi mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membersihkan sungai dari sampah khususnya bahan plastik, kata Plt Kadiskomimfo Musi Banyuasin, Dicky Meiriando di Sekayu, Minggu.
Menurut dia, sesuai dengan arahan pimpinan, pihaknya terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk menghentikan kegiatan membuang sampah plastik dan mengajak bersama-sama membersihkan sungai.
Kepedulian masyarakat “Bumi Serasan Sekate” ini untuk membersihkan sampah dan melestarikan sungai, akan terus ditingkatkan dengan menggalakkan sosialisasi mengenai manfaat menjaga kebersihan sungai.
Akhir-akhir ini sering masuk pengaduan masyarakat yang mengeluhkan banyaknya sampah plastik dan dampak negatif dari sampah plastik yang dibuang di sungai.
“Selain merusak ekosistem air, sampah plastik juga mengakibatkan mengganggu alat transportasi sungai. Banyak kipas perahu ketek milik warga rusak karena terkena sampah plastik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk membersihkan sungai, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan perangkat daerah melakukan kegiatan pembersihan sungai yang ada di sekitar kawasan permukiman penduduk dan perkantoran.
Selain itu, Pemkab Musi Banyuasin akan membeli mesin pembersih sungai untuk mengangkut sampah plastik yang dibuang di sungai dan mendorong masyarakat memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang dengan membuat bank sampah.
Sampah plastik yang dikumpulkan akan diproses daur ulang melalui program bank sampah yang konsepnya dari masyarakat, oleh masyarakat dan dimanfaatkan untuk masyarakat. (Ant)