Peringati Paskah, Anak Sekolah Pungut Sampah
BIAK – Sebanyak 150 Anak Sekolah Minggu di lingkungan jemaat Gereja Kristen Indonesia Maranatha Klasis Biak Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Papua, menggelar aksi sosial memungut sampah dan belajar membuat kompos dalam rangka memperingati Paskah, Sabtu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Biak Iwan Ismulyanto AP di Biak, Sabtu, mengakui aksi sosial anak Sekolah Minggu Biak dalam memungut sampah merupakan bentuk nyata kepedulian warga Biak dalam mendukung program Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS).
“Jajaran Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi kepedulian anak Sekolah Minggu yang langsung ikut serta memungut sampah di jalan lingkungan gereja,” kata Iwan Ismulyanto saat menyaksikan aksi sosial tersebut.
Iwan mengakui setelah aksi pungut sampah dilakukan maka setiap limbah sampah itu diangkut ke tempat penampungan untuk dipilah dengan metode 3 R (Reuse Reduce Recycle) Sampah.
“Dengan metode 3R maka sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya,” ujarnya.
Ia mengatakan aksi Tiga Bulan Bersih Sampah merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berlangsung berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Untuk selama program TBBS, menurut Iwan Ismulyanto, pemerintah juga meminta masyarakat Biak Numfor dan instansi lainya untuk melakukan pemilahan sampah dari sumbernya dengan pola penggunaan kembali, mengurangi segala segala sesuatu yang mengakibatkan sampah dan mengelola kembali sampah yang ada.
Berbagai program TBBS telah dilakukan Biak diantaranya melakukan aksi massal pungut sampah melibatkan komunitas masyarakat, dan Jumat pagi bersih pantai.
Selain itu, lomba menghias tong sampah dari bahan limbah, sosialisasi pengelolaan limbah sampah dengan lembaga organisasi keagamaan dan sosialisasi menggunakan baliho “Biak bersih Abis Kok” dan pilkada bersih tampak sampah. (Ant)