Menkes Minta Alat Kesehatan Dasar Tidak Impor

Menkes RI, Nila Farid Moeloek, -Dok: CDN

JAKARTA — Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta agar pemenuhan alat kesehatan dasar di setiap fasilitas layanan kesehatan di Indonesia tidak diimpor dan harus diproduksi industri dalam negeri.

“Alat kesehatan dasar ini kalau bisa jangan impor. Harus buatan kita sendiri,” kata Menkes dalam acara lokakarya Peningkatan Kemanfaatan Alat Kesehatan Dalam Negeri di Balai Kartini Jakarta, Senin.

Menteri Nila mengatakan Indonesia masih mengimpor alat kesehatan dasar seperti pinset, gunting bedah khusus, dan lain-lainnya dengan harga murah dari India.

Nila menjelaskan saat ini belum ada industri nasional yang memproduksi alat-alat kesehatan dasar seperti pinset untuk mata, gunting bedah khusus untuk THT dan sebaginya meski sebenarnya industri dalam negeri bisa memproduksinya.

Nila menjelaskan saat ini 90 persen produk alat kesehatan masih mengandalkan impor dari luar negeri. Oleh karena itu Nila mendorong untuk peningkatan produksi alat kesehatan nasional, khususnya pada alat kesehatan dasar untuk mengejar ketimpangan antara produk nasional dan impor.

Kendati demikian produk-produk alat kesehatan dalam negeri sudah bisa memasok separuh kebutuhan di beberapa tipe rumah sakit di Indonesia.

“Alat kesehatan nasional sudah memenuhi 48,5 persen rumah sakit tipe A dan 66,6 persen rumah sakit tipe D,” kata Menkes.

Nila mendorong untuk peningkatan teknologi dan inovasi berbasis riset untuk produksi alat kesehatan nasional. Dia menekankan pentingnya pengujian klinis untuk memastikan keamanan dan mutu alat kesehatan tersebut.[ant]

Lihat juga...