Lewat Film, Ucup Ingatkan orang Jakarta Cinta Laut
Editor: Irvan Syafari
JAKARTA — Andibachtiar Yusuf terkenal sebagai sutradara spesial film olahraga. Namun pada 2018 ini, ucup, sapaan akrabnya, menyutradarai film “Love For Sale”. Film ini bergenre drama romantis, tetapi tetap menyelipkan aktivitas olahraga. Hanya saja yang disorot bukan permainannya melainkan para pemerannya diceritakan menyaksikan kegiatan olahraga, yaitu sepak bola.
“Sebenarnya tidak hanya itu saja, dalam film-film yang saya sutradarai selalu ada laut, “ kata sutradara Andibachtiar Yusuf kepada Cendana News seusai press screening film “Love For Sale” di Bioskop CGV, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018)
Ucup selalu mengangkat laut karena ia ingin mengingatkan orang Jakarta itu dekat laut. Ucup menginginkan orang Jakarta mencintai laut.
“Banyak orang Jakarta kalau mau ke pantai biasanya ke Bali, padahal Jakarta itu dekat laut yaitu ada Ancol, “ terangnya.
“Film ini salah satu proyek film yang memang sudah lama yang ingin saya bikin, “ imbuhnya.
Ucup menyampaikan, tidak ada role model yang ia pakai, tapi karakter yang ia angkat itu sepenuhnya fiktif. “Hanya saja karakter Richard yang dimainkan Gading Marten itu hampir mirip dengan karakter dalam film drama romantis ‘Her’, sedangkan kalau Arini yang diperankan Della Dartyan seperti film ‘Prety Woman’, “ ungkapnya blak-blakan.
Saat ditanya apa pesan yang ingin disampaikan dalam film ini? Dengan tenang, Ucup memberikan jawaban, “Hidup harus jalan terus yang ingin saya sampaikan dalam film ini, bahkan kita sebenarnya hidup tak harus berpasangan, tapi di negara kita kan memang normanya harus berpasangan.”
Ucup punya trik tersendiri agar Gading Marten dapat berakting dengan sebaik mungkin, seperti di antaranya ia sering menceritakan Roy Marten, ayahnya, yang bisa berakting baik dalam film-film yang dibintanginya. “Supaya Gading Marten juga dapat melakukan hal yang sama, “ tegasnya.
Dalam film film produksi bersama Visinema Pictures, Stay Connected Media dan 13 Entertainment ini, Ucup menyatakan tertantang untuk membuat love scene. Sewaktu syuting di Bogor hanya ada enam orang yang melakukan syutingnya. Kemudian, untuk retake, syuting ulang, orangnya dikurangi agar Gading Marten dan Della Dartyan dapat lebih konsentrasi dan berani mau melakukan adegan itu dengan baik.
“Waktu retake, syuting ulang, akting keduanya memang bagus, tapi terus terang memang saya gugup untuk adegan love scene,” tandasnya.