BI Tingkatkan Kelayakan Uang Beredar di Sangihe

Ilustrasi -Dok: CDN

MANADO – Bank Indonesia (BI) akan meningkatkan kelayakan uang rupiah yang beredar di wilayah Terdepan, Terluar Teringgal (3T) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Tahun ini, kami memiliki program peningkatan kelayakan uang (soil level) khusus di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Deputi BI Perwakilan Sulut, Buwono Budi Santoso, di Manado, Selasa (6/3/2018).

Buwono mengatakan, tahun ini akan fokus ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe yang akan dijadikan pilot project. “Uang beredar di kabupaten tersebut yang berbatasan dengan Filipina akan lebih berkualitas dan layak edarnya bisa lebih baik,” katanya.

Kepala Tim Sistem Pembayaran BI Sulut, Lukman Hakim, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menyentuh bank, tapi juga retailer, toko, minimarket, sekolah dan masyarakat umum.

“Program ini akan menyentuh semua lapisan masyarakat, sehingga sejak dini akan teredukasi,” katanya.

Dia menjelaskan, sebagai otoritas yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan pengedaran uang di Indonesia, BI terus melakukan upaya demi ketersediaan dan kelayakan uang beredar di pasaran.

Standar kelusuhan uang (soil level) di wilayah 3T diharapkan akan sama seperti di Kota Manado, dari skala 1-16, yakni pecahan besar di level 10 dan pecahan kecil di level delapan.

“Peningkatan standar dilakukan, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan standar uang yang semakin baik,” katanya lagi.

Selain peningkatan standar kelayakan, BI akan tetap melakukan langkah-langkah pengelolaan uang rupiah secara optimal, sesuai amanat undang-undang.

BI juga akan lebih mengintensifkan sosialisasi mengenai penggunaan dan pemeliharaan rupiah dalam keseharian.

Standar kelayakan uang yang dipakai BI sudah sesuai standar internasional. Hanya saja, banyak penduduk Indonesia dan uang yang beredar di masyarakat menjadikan peningkatan kualitas uang beredar perlu bertahap dilakukan.

“Ke depan, semua wilayah 3T di Sulut akan menjadi fokus peningkatan Standar kelusuhan uang (soil level)”, pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...