Rem Blong, Truk Hantam Tiga Warung di Muara Piluk

Editor: Irvan Syafari

LAMPUNG — Akibat rem blong, sebuah truk bernomor polisi B 9238 HO bermuatan makanan ringan di turunan Jalan Lintas Sumatera KM 3 Dusun Muara Piluk Desa Bakauheni menghantam dua unit kendaraan bermotor roda dua milik warga dan tiga warung hancur berantakan.

Menurut Hendra, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian tiga rumah sekaligus warung milik Tinah, Masto, dan Jamalun. Kerusakan besar terjadi pada bagian beranda.

Akibat kecelakaan tersebut, salah satu warga Dusun Harapan Kecamatan Ketapang bernama Rati Utami (48) pengendara motor yang melaju dari arah Bakauheni mengalami luka ringan. Rati terjatuh akibat tersenggol kendaraan truk yang mengalami rem blong.

Truk yang melaju dengan kecepatan tinggi juga menghantam satu unit kendaraan milik Adi (24) yang terparkir di depan rumah.

“Saya sedang melakukan perjalanan dari arah Bakauheni tiba tiba bagian belakang kendaraan dihantam truk. Saya sempat terjatuh sementara kendaraan truk terbalik dan melintang di jalan dan saya langsung dilarikan ke Puskesmas,” tutur Rati Utami saat ditemui Cendana News di IGD Puskesmas rawat inap Bakauheni, Rabu (7/2/2018).

Rati mengalami luka ringan pada bagian kaki kanan,kaki kiri dan bagian tangan sekaligus trauma pasca kejadian tertabrak kendaraan truk yang mengalami rem blong tersebut.

Dia mengaku masih beruntung tidak harus menjalani perawatan lanjutan dan diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan pertama dari petugas medis.

Menurut Dodi (24), pengemudi truk yang mengalami rem blong bersama kernet bernama Kiki (23), dirinya baru selesai turun dari kapal di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Truk mengangkut ribuan kardus bermuatan sekitar 6 ton makanan ringan jenis wafer asal Bandung tujuan Jambi.

Sesampainya di turunan Menara Siger arah Ketapang kondisi rem tiba tiba tidak berfungsi dan kendaraan yang dikemudikan melaju tanpa kendali.

“Saya berusaha mengendalikan laju kendaraan, namun tidak bisa terkendali bahkan menghantam beberapa warung hingga truk terguling menabrak tebing jalan,” beber Dodi.

Dodi yang langsung keluar dari ruang kemudi bersama sang kernet mengaku tidak mengalami luka luka meski mengalami trauma paska kejadian tersebut. Kardus berisi makanan ringan yang berceceran di tepi jalan langsung diamankan oleh pengurus ekspedisi dan masyarakat.

Masto, salah satu warga Dusun Muara Piluk yang mengalami kerusakan warung dan satu unit kendaraan roda dua mengaku dirinya tengah berada di dalam rumah.

Ia menyebut kerusakan warung akibat rem blong merupakan kejadian keempat kalinya. Dirinya hanya mengalami kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di turunan tersebut.

Pasca kejadian kecelakaan tersebut, Kapolsek Penengahan AKP Enrico D Sidauruk langsung berada di lokasi. Anggota Polsek Penengahan langsung melakukan pengaturan lalu lintas menunggu anggota Satlantas Polres Lampung Selatan menuju ke lokasi kecelakaan.

Sebuah kendaraan alat berat yang akan mengevakuasi kendaraan truk yang melintang di jalan lintas Timur tersebut tengah dikerahkan menghindari kemacetan semakin parah dari arah Lintas Timur menuju Pelabuhan Bakauheni.

Lihat juga...