Piala Presiden 2018, Pertempuran Dua Hari di Surakarta

Ilustrasi Piala Presiden - Foto: Dokumentasi CDN

JAKARTA – Surakarta kembali akan menjadi saksi pertempuran adu taktik, adu strategi delapan tim sepak bola nasional pada babak delapan besar turnamen pra-musim Piala Presiden 2018. Babak delapan besar akan digelar selama dua hari di kota tersebut pada Sabtu-Minggu (3-4/2/2018).

Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Bali United, Madura United, Mitra Kukar, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Arema FC akan saling mengalahkan lawan masing-masing. Pemenang akan melaju ke semifinal yang rencananya berlangsung pada 10 dan 13 Februari 2018.

Stadion Manahan sudah dua kali menjadi lokasi pertandingan babak perempat final Piala Presiden. Sebelumnya pada edisi 2017 babak perempat final juga digelar di lokasi tersebut. Sementara pada Piala Presiden edisi pertama di 2015, stadion ini digunakan di fase semifinal.

Manahan merupakan stadion yang berstandar FIFA, lokasinya juga cukup strategis karena Solo berada di tengah Pulau Jawa. Keberadaanya gampang diakses. Keberadaan Bandar Udara Internasional Adi Sumarno di Boyolali yang berjarak sekitar 14 kilometer dari Surakarta bisa memenuhi sarana tranportasi sehingga memudahkan kedatangan para pendukung atau suporter.

Semetara dari deretan tim yang akan bertanding, ada yang berasal dari Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Tim-tim dan para pemain bisa berbeda latar belakang, tetapi persatuan demi memajukan sepak bola nasional harus menjadi tujuan bersama.

Semangat Debutan di babak delapan besar Piala Presiden 2018 ada dua tim yang menarik perhatian yakni PSMS Medan dan Persebaya Surabaya. Keduanya lolos ke delapan besar sebagai tim debutan di Piala Presiden dan keduanya akan bertanding pada Sabtu (3/2/2018).

Klub perserikatan ini tidak ambil bagian dalam Piala Presiden edisi pertama di 2015 dan kedua di 2017. Sebagai informasi, Persebaya kali ini berbeda dengan Persebaya United di Piala Presiden 2015, yang kemudian namanya berganti lagi menjadi Bonek FC di perempat final, imbas dari dualisme klub saat itu. Namun, kedua tim yang baru promosi ke Liga 1 2018 tersebut justru tampil gemilang di kesempatan Piala Presiden pertamanya.

Persebaya sukses menjadi juara Grup C Piala Presiden 2018 tanpa pernah kalah, mengangkangi tiga tim lainnya Madura United, PS TNI dan Perseru Serui. Sementara PSMS secara mengejutkan sukses merebut peringkat kedua Grup A dengan catatan dua kali menang, sekali kalah. Anak-anak asuh Djajang Nurdjaman ini bahkan menaklukkan tuan rumah penyisihan Grup A, Persib Bandung dengan skor 2-0.

Semangat pembuktian diri tentu akan mewarnai laga Persebaya versus PSMS Medan. “Kami sudah lolos dari babak grup dan ke perempat final. Sudah begini sekalian saja kami cari tempat di semifinal,” ujar Sekretaris Umum PSMS Julius Raja.

Persebaya tidak mau kalah. Usai merekrut nama-nama baru di 2018 seperti Osvaldo Haay, Nelson Alom, Ferinando Pahabol dan Ruben Sanadi, klub berjuluk Bajul Ijo ini cukup optimistis menatap perempat final. Meski demikian, Persebaya tidak mau mengganggap remeh PSMS, tim yang mereka taklukkan 3-2 di final Liga 2 2017.

“Bagi kami ini laga klasik yang seru. Dibandingkan Liga 2, baik skuat PSMS maupun Persebaya sudah berubah dengan kedatangan pemain asing serta pemain baru yang menjadikan laga ini akan berjalan menarik,” kata manajer Persebaya Chairul Basalamah.

Adapun pemenang dari laga ini nantinya akan menghadapi tim terbaik dari pertandingan delapan besar lainnya, Persija kontra Mitra Kukar. Tim Ibu kota butuh kemenangan untuk menebus kegagalan mereka menembus perempat final pada Piala Presiden 2017.

Sementara Mitra Kukar mengincar hasil positif agar tak mengulang catatan sebelumnya di 2017, kalah dari Persib Bandung di delapan besar. Bali United juga menyimpan asa besar. Sebagai “runner up” Liga 1 2017 dan diisi pemain-pemain top macam Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim, wakil pulau Dewata ingin maju ke semifinal Piala Presiden.

Dan setelah tersingkir dari kualifikasi Liga Champions Asia, klub berjuluk Serdadu Tridatu ini bisa fokus sepenuhnya ke Piala Presiden 2018. Akan tetapi itu tak bakal mudah karena lawan yang dihadapi di delapan besar adalah Madura United. Madura dipastikan tak akan mau kalah dan tak ingin memperoleh lagi prestasi serupa di 2017, kala disingkirkan Pusamania Bornei FHC di perempat final.

Laga terakhir delapan besar Piala Presiden 2018 adalah Sriwijaya FC dan Arema FC. Pertemuan keduanya menjadi partai ulangan perempat final Piala Presiden 2017. Ketika itu, Arema sukses menundukkan Sriwijaya dengan skor 1-0 dan menjadi kampiun. Sriwijaya yang skuatnya tak lagi sama dengan Piala Presiden 2017 dipastikan bertanding dengan penuh hasrat untuk membalas dendam.

Arema FC kini tak lagi diperkuat dua pemain terbaiknya di Piala Presiden 2017, penyerang Cristian Gonzales (pindah ke Madura United) dan gelandang Adam Alis yang menyeberang ke Sriwijaya FC. Namun, pelatih anyar Sriwijaya FC Rahmad Darmawan tak mau takabur. “Positifnya, dengan banyak perubahan membuat tim lawan agak sulit memprediksi, tetapi di sisi lain tentunya lawan tahu bahwa tim membutuhkan waktu untuk adaptasi,” tutur Rahmad.

Genderang perang perempat final Piala Presiden 2018 sudah dibunyikan di Solo, Jawa Tengah. Delapan tim siap memberikan yang terbaik di lapangan. Timbul harap, di tengah tekanan dan tuntutan menang, semua pemain bisa mengendalikan diri dan menjaga sportivitas. Begitu pula untuk semua suporter yang menonton langsung di Stadion Manahan, Solo, agar menjunjung ketertiban. Tenang ketika menang, dewasa saat kalah.

Jadwal lengkap fase delapan besar Piala Presiden 2018, Sabtu, 3 Februari 2018, laga pertama yang berlangsung pukul 15.30 WIB akan mempertemukan Persebaya vs PSMS Medan. Kemudian laga kedua pada pukul 19.30 WIB akan mempertemukan Bali United vs Madura United. Minggu, 4 Februari 2018, laga ketiga berlangsung pukul 15.30 WIB mempertemukan Mitra Kukar vs Persija dan laga keempat berlangsung pukul 19.30 WIB mempertemukan Sriwijaya vs Arema FC.

Berikutnya di babak semifinal akan digelar dengan format kandang-tandang. Pertamdingan digelar pada 10 dan 13 Februari 2018, dilangsungkan pertandingan pemenang Laga (1) vs pemenang Laga (3) dan pemenang Laga (2) vs pemenang Laga (4). (Ant)

Lihat juga...