Perayaan HUT Balikpapan Diharapkan Berdampak Okupansi Hotel
Editor: irvan Syafari
BALIKPAPAN — Event tahunan yang menjadi kalender promosi wisata kota Balikpapan diharapkan mampu mendongkrak okupansi (hunian) sejumlah hotel. Seperti event Hari Ulang Tahun kota Balikpapan yang setiap tahun dirayakan dengan berbagai kegiatan yang meriah.
Berbagai kegiatan seperti pesta laut yang menggelar berbagai lomba tradisional dan olahraga di objek wisata andalan Balikpapan, dan perayaan lainnya. Dalam kegiatan event tahunan ini tidak hanya peran Pemerintah Kota Balikpapan tapi juga stakeholder lainnya.
“Diharapkan dengan event-event yang diselenggarakan berdampak pada kunjungan atau okupansi hotel. Gebyar HUT, perahu naga dan lain-lain baru mulai diselenggarakan pada Februari ini. Pihak hotel juga memberikan harga khusus dalam perayaan HUT kota,” ungkap Ketua Badan Promosi Daerah Balikpapan, Sugianto, Jumat (16/2/2018).
Ia mengakui saat ini belum berdampak signifikan untuk okupansi tapi diperkirakan pada akhir Februari dan Maret akan mulai terlihat okupansinya.
“Sampai sekarang okupansi itu masih belum ada peningkatan signifikan. Karena biasa terlihat itu pada April. Januari itu biasanya masih rendah, Februari mulai merangkak nanti stabil pada Maret dan April,” beber pengelola Direktur Operasional Hotel Platinum Balikpapan tersebut.
Sejak dua tahun terakhir okupansi hotel di Balikpapan belum mengalami kenaikan signifikan, mengingat dampak pada turunnya sektor andalan tambang batubara masih dirasakan. Kondisi yang dirasakan sejumlah hotel. Hal itu berbeda dengan tahun 2012 hingga 2015, di mana pada tahun okupansi mampu mencapai 70-80 persen.
“Kalau dari 2016 dan 2017 rata, tidak ada kenaikan. Balikpapan secara okupansi baru 46 persen dari jumlah kamar tersedia. Kalau dihitung okupansi Kaltim hanya 54 persen. Betul-betul agak berat memang,” sebut Sugianto.
Untuk itu, pihaknya berharap dengan event tahunan dan pertumbuhan ekonomi kota Balikpapan dapat mendongkrak sektor lainnya seperti sektor jasa dan perdagangan.
“Kalau untuk penghitungan hunian hotel 2018 akan terlihat di pada Maret dan April nanti. Dulu pada 2012 sampai 2015 tingkat okupansi bisa 70-80 persen. Harapannya kita bisa mencapai itu lagi,” pungkasnya.
Selain event tahunan dan pertumbuhan ekonomi, pihaknya tetap melakukan berbagai promosi wisata ke daerah yang potensial dan kegiatan table top sebagai media promosi.
“Kita masih perlu melakukan promosi wisata untuk mendongkrak kunjungan pariwisata ke Balikpapan, tentunya dengan melibatkan semua pihak,” tutupnya.