Novel Baswedan Mengaku Ditemui Penyidik Polda Metro Jaya di Rumahnya

Editor: Irvan Syafari

Novel Baswedan, salah satu penyidik senior KPK/Foto: Eko Sulestyono.

JAKARTA —- Penyidik dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya hari ini sempat menemui Novel Baswedan di rumahnya Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Novel Baswedan pada saat ditemui sejumlah wartawan di rumah kediamannya, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pertemuan antara Novel Baswedan dengan sejumla penyidik kepolisian tersebut berlangsung secara tertutup. Hingga pertemuan berkahir, tidak ada satupun media cetak maupun elektronik, yang bisa mendapatkan akses langsung untuk melakukan peliputan di dalam rumah Novel Baswedan.

Menurut pengakuan Novel pertemuan tersebut hanyalah pertemuan biasa, tidak ada pertanyaan serius terkait kasus peristiwa penyiraman cairan baham kimia air keras yang pernah mengenai mulka dan wajahnya. Novel tidak bersedia menjelaskan secara rinci terkait pertemuan tersebut, namun secara pribadi dirinya menyambut baik pertemuan tersebut.

“Hari ini ada sejumlah penyidik dari Polda Metro Jaya yang datang menemui saya di rumah, tentu saja saya sambut dengan baik, kami sempat melakukan perbincangan cukup lama. Saya ceritakan semuanya apa adanya alias tanpa basa basi biar jelas, saya bukan tipikal orang yang rumit dan selalu terbuka kepada siapa saja,” kata Novel di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Novel menjelaskan, dirinya tidak ingat persis berapa lama dirinya berbincang-bincang dengan penyidik kepolisian. Namun dia senang ditemui penyidik karena bisa menceritakan segala sesuatu yang dialaminya, terutama terkait peristiwa tersiram cairan air keras, yang dilakukan oleh 2 orang tak dikenal pada tanggal 11 April 2017.

Meskipun mengalami perustiwa tragus namun hingga saat ini Novel masih tetap rutin selalu menunaikan ibadah salat Subuh secara berjamaah di Masjid Al-Ikhsan yang kebetulan berada di dekat rumahnya. Novel selalu mendapatkan pengawalan ketat baik saat berangkat ke masjid maupun saat kembali pulang ke rumahnya.

Novel menjelaskan, sebenarnya dirinya siap diperiksa penyidik kepolisian kapan saja. Namun pemeriksaan hanya dapat dilakukan jika kondisi kesehatan mata sebelah kirinya berangsur-angsur membaik. Kalau tidak ada perubahan dalam waktu dekat dia akan kembali menjalani operasi mata bagian sebelah kiri di rumah sakit Singapura.

“Pada saat melakukan pertemuan dengan penyidik kepolisian saya sempat menjelaskan beberapa hal yang penting. Salah satunya sampai hari ini mata saya sebelah kiri masih sakit. Bahkan saya belum bisa melihat sama sekali. Saya minta waktu untuk sementara fokus pada pengobatan, karena dalam waktu dekat saya akan kembali menjalani operasi mata di Singapura,” pungkas Novel.

Lihat juga...