Ketua DPR Minta BNPB Antisipasi Daerah Rawan Bencana
Editor: Satmoko
JAKARTA – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga korban yang mengalami bencana longsor di jalur lalu lintas wilayah puncak, Jawa Barat pada Selasa, kemarin.
Total korban dalam bencana tersebut sebanyak 12 orang, 7 orang di antaranya sudah dievakuasi ke RS Ciawi dalam keadaan kritis. Satu meninggal dunia. Sementara 3 orang masih dalam proses pencarian.
Untuk itu, Bamsoet meminta Komisi V yakni Komisi Infrastruktur DPR RI dan Komisi VIII DPR, komisi yang menangani masalah sosial agar mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk mengantisipasi daerah yang rawan bencana.
“Saya minta komisi terkait di DPR secepatnya juga mendorong badan-badan itu, untuk lebih meningkatkan penanganan tanggap bencana,” tutur Bamsoet di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2018).
Diketahui, cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia diperkirakan akan terjadi hingga pekan depan. Kondisi tersebut akibat munculnya siklon di perairan timur Filipina dan Samudera Hindia barat daya.
Kendati demikian, politisi Golkar ini meminta Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) untuk meng-update secara berkala kondisi tersebut. Mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan disertai petir masih akan berlanjut sampai bulan Maret 2018.
“Saya imbau kepada masyarakat ataupun wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi kawasan yang berpotensi rawan bencana. Saya juga mengimbau para nelayan untuk berhati-hati dalam aktivitas penangkapan ikan saat gelombang tinggi,” tutupnya.