Keluarga Pastikan Novel Pulang Dari Singapura 22 Februari
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Penyidik senior Novel Baswedan direncanakan akan pulang pada Kamis (22/2/2018) dari perawatan medis di Singapura. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, keluarganya menyambut baik rencana kepulangan tersebut.
Menurut Anies, seluruh keluarga Baswedan telah menunggu kepulangan Novel dari Singapura. “Kami senang sekali bisa menyambut kembali. Semua keluarga juga senang akhirnya bisa bertemu lagi. Insyallah kita akan bahagia kalau sudah sampai Jakarta lagi,” ucap Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018).
Informasi yang diterima keluarga, saat ini fisik dan mental dari Novel Baswedan sudah membaik. Namun untuk kondisi mata Novel Baswedan masih belum baik dan bermasalah. “Secara fisik baik-baik saja. Mental baik-baik. Memang mata saja yang masih menjadi masalah,” tambahnya.
Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Novel Baswedan saat ini masih menjalani perawatan di Singapura. Novel disebutkan sudah bisa kembali ke Indonesia dan nantinya akan melakukan rawat jalan. “Jika dari pengecekan tekanan mata kondisi baik, menurut dokter Novel sudah bisa kembali ke Tanah Air untuk rawat jalan. Kontrol akan dilakukan dalam rentang waktu sekitar tiga minggu,” kata Febri Diansyah, Senin (19/2/2018).
Informasi yang diterima KPK, saat ini mata kiri Novel sedang proses recovery setelah operasi tambahan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Febri mengatakan bahwa operasi tambahan itu dipandang berhasil menggeser bagian yang tumbuh ke area yang belum tumbuh di tengah mata Novel.
“Jika sudah selesai recovery (pemulihan) setelah operasi kemarin Novel bisa direncanakan untuk operasi tahap dua. Jadwal operasi tahap dua direncanakan pada April 2018,” tambahnya.
KPK pun meminta masyarakat mendoakan agar perkembangan kesehatan Novel semakin membaik. Sehingga Novel bisa berkumpul kembali bersama keluarga dan dapat kembali bekerja di jalan pemberantasan Korupsi di KPK.
Sebelumnya Novel disiram air keras oleh dua prang pengendara motor pada 11 April 2017 usai solat subuh di Masjid Al Ihsan dekat rumahnya. Kemudiam mata Novel disebelah kiri mengalami kerusakan sehingga dia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.