Dankomar: Lomba Renang Selat Sunda akan Ditonton Dunia
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG — Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, menyebut gelaran lomba renang dan dayung perahu karet lintas Selat Sunda merupakan ajang bergengsi bagi marinir.
Sebagai rangkaian HUT ke-72 Korps Marinir, sedianya acara ini dilakukan pada 15 November, namun diundur hingga Maret 2018. Ia menyebut, kegiatan lomba renang merupakan manifestasi tugas marinir yang kerap melakukan infiltrasi ke area pertahanan musuh.
Ia mengatakan, 300 prajurit marinir akan mengikuti kegiatan lomba renang lintas Selat Sunda termasuk dayung perahu karet yang diikuti oleh 600 pendayung (72 tim).
Para perenang dan peserta lomba dayung merupakan bentuk eksistensi marinir Indonesia yang disegani dunia. Kegiatan ini memperlihatkan marinir Indonesia mampu menyeberangi Selat Sunda dengan jarak tempuh sekitar 39,06 kilometer dan renang 39,01 kilometer.
“Ajang bergengsi ini sekaligus sebuah lomba yang akan dilihat dunia, bahwa marinir Indonesia memiliki kemampuan luar biasa dalam menaklukkan selat yang jaraknya cukup jauh. Bandingkan dengan selat Phillip yang berjarak sepuluh kilometer,” terang Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, kepada ratusan prajurit marinir peserta lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda di pelabuhan PT.BBJ Bakauheni, Rabu (28/2/2018).
Manifestasi lomba renang dan dayung yang dilakukan pada malam hari, kata Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, juga memiliki pertimbangan. Pertama menghindari dehidrasi para peserta lomba, kedua tugas marinir dalam inflitrasi kerap dilakukan pada malam hari atau dalam kondisi gelap. Kepada para peserta diharapkan bisa menjaga stamina dengan rutin melakukan latihan fisik dan pemeriksaan kesehatan.
Para peserta lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda 2018, lanjut Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, dikirim dari seluruh pasukan marinir di Indonesia. Selain pasukan marinir 1 wilayah Timur dan pasukan marinir 2 wilayah barat, peserta juga berasal dari batalyon marinir pertahanan pangjalan (Yonmarhanlan) 1 hingga 13 seluruh Indonesia.
Salah satu kesulitan dalam pelaksanaan lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda adalah arus laut. Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono menyebut kesulitan arus laut di Selat Sunda harus diperhatikan oleh para peserta. Khusus bagi perenang selama latihan sudah dipilih sesuai kecepatan sehingga akan dibagi dalam beberapa kelompok.
“Berdasarkan tingkat kecepatan selama latihan, maka peserta renang akan dibagi dalam tiga kelompok agar memudahkan pelaksanaan lomba,” terang Dankomar.
Bagi peserta lomba dayung yang berjumlah delapan orang dan satu tekong, Dankomar menyebut peran tekong sangat penting menentukan kemenangan. Kekompakan tim disebutnya akan menjadi kunci kemenangan dari setiap kesatuan dan akan menjadi kebanggaan pribadi serta kesatuan yang dikirim. Selain itu, para peserta yang memenangkan lomba akan memperoleh hadiah yang disediakan oleh panitia.
Selain ajang melatih fisik para marinir, Dankomar menyebut kepada para peserta juga akan memperoleh hadiah dari sponsor. Hadiah bagi perenang berupa hadiah mobil mitsubishi Xpander bagi juara pertama, mobil toyota Ayla untuk juara kedua, kendaraan roda dua CBR Verza 150 untuk juara tiga dan juara harapan pertama hingga ketiga juga memperoleh kendaraan roda dua. Bagi pemenang lomba dayung juara pertama memperoleh hadiah Rp100 juta, juara kedua Rp75 juta dan juara ketiga memperoleh hadiah uang tunai Rp50 juta.
Selain memberi semangat kepada para peserta, Dankomar didampingi Kolonel (Mar) Umar Farouq selaku Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 3 Marinir Lampung juga mengecek persiapan panitia. Bersama rombongan ia bahkan mengecek langsung lokasi dermaga ponton sebagai lokasi start lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda HUT ke-72 Korps Marinir.
Selain diikuti oleh internal marinir dan beberapa kesatuan kegiatan lomba untuk mendekatkan anggota marinir dengan masyarakat akan digelar. Kegiatan untuk masyarakat berupa hiburan rakyat pada Jumat (2/3/2018) tersebut berupa lomba renang jarak dekat untuk pelajar,lomba bola voley pantai, lomba dayung, panjat pinang di air, lomba kuliner untuk ibu ibu PKK serta lomba mewarnai anak anak bertema marinir.