BPBD: Gempa Merusak Bangunan di Boven Digul

Ilustrasi/Dok. CDN

JAYAPURA — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Welliam Manderi mengatakan sejumlah bangunan baik fasilitas umum maupun rumah warga di tiga distrik di Kabupaten Boven Digul mengalami kerusakan akibat gempa tektonik yang terjadi Senin dini hari.

“Tiga distrik yang terdampak gempa itu yakni Distrik Mindiptana, Waropko dan Distrik Arinop, yang letaknya berbatasan dengan Papua Nugini (PNG),” ujar Welliam, di Jayapura, Senin malam.

Gempa berkekuatan 7,6 skala richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 02.44 WIT.

Menurut Welliam, dari laporan yang diterima kerusakan yang terjadi di Distrik Mindiptana berupa tiga uni rumah warga dan puskesmas rusak berat.

Di Distrik Arimop tercatat dua rumah warga dan satu gedung sekolah dasar (SD) mengalami kerusakan.

Di Distrik Waropko tercatat tiga rumah warga dan kantor PDAM rusak serta ruas jalan terbelah panjang.

“Pendataan masih terus dilakukan, dan dari laporan yang diterima gempa selain dirasakan di Kabupaten Boven Digul juga dirasakan di Jayapura, Wamena dan Merauke,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang dampak gempa di Kabupaten Pegunungan Bintang, Mindesi mengatakan hingga kini belum ada laporan dari daerah itu.

“Mudah-mudahan kondisinya stabil dan tidak ada korban jiwa, namun untuk memastikannya masih menunggu laporan dari BPBD Pegunungan Bintang,” ujarnya.

Versi BMKG, pusat gempa berada di Dofasi, Mogulu dan Koroba, Papua Nugini (PNG) yang letaknya berada di perbatasan PNG-RI wilayah selatan.[ant]

Lihat juga...