7 Mahasiswa UI Ikuti Simulasi Sidang PBB di AS
Editor: Koko Triarko
JAKARTA —- Tujuh delegasi mewakili Universitas Indonesia ke Harvard National Model Unites Nations (HNMUN) 2018, dalam simulasi sidang Peserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang diadakan di Boston, Massachussets, Amerika Serikat pada 15-18 Februari 2018.
Salah satu delegasi UI, Mutiara Baswedan, mengungkapkan, serunya simulasi sidang umum PBB tersebut, bahkan hal itu sudah dirasakan sejak menjalani proses seleksi dan persiapan menjelang simulasi sidang.
“Kami mengumpulkan berkas esai dan CV untuk seleksi. Selanjutnya ada simulasi sidang dan wawancara. Setelah itu, kami melewati masa percobaan, di mana kami mengikuti lomba HNMUN dan berlatih sekitar seminggu sekali,” kata Tia, sapaan akrab dari putri sulung Anies Baswedan, ini, melalui pesan singkat, Kamis (22/2/2018).
Keseruan itu, lanjut Tia, pada saat HNMUN 2018 berlangsung dia mewakili Negara Belarus di International Atomic Energy Association (AIEA). Tia juga harus dituntut untuk memperjuangkan kepentingan negara yang diwakili dengan melakukan pidato, negosiasi dan drafting resolusi.
“Bagi kami ini sangat menantang, karena mengharuskan kami mengadu kemampuan komunikasi, kepemimpinan dan pemecahan masalah dengan ratusan perwakilan dari universitas ternama di dunia,” jelasnya.
Alhasil, perjuangan Tia bersama keenam delegasi UI membawa hasil yang menakjubkan. Sebab, delegasi Universitas Indonesia merupakan satu-satunya delegasi dari Indonesia yang menyabet penghargaan Diplomatic Commendation Award untuk delegasi I Gde Stithaprajna Virananda dan Aurora Maria Sarah Silitonga di Komite Economic and Financial dengan membawa topik Global Access to Financial Services serta Diplomatic Commendation Award untuk delegasi Kenneth Nicholas dan Dominique Virgil di Legal Committe dengan topik The Protection of Thereatened Religious Minority Groups.
Dia pun bersyukur, dari delegasi UI bisa membawa pulang sebuah penghargaan ke Indonesia. “Alhamdulillah kami Delegasi UI bisa membawa pulang penghargaan dan bisa mengharumkan nama Indonesia di tengah-tengah kompetisi yang sangat prestisius,” ucapnya.
Harvard National Model United Nations adalah simulasi sidang PBB yang paling tua dan paling bergengsi di seluruh dunia, yang diikuti oleh 2.700 peserta dari 69 negara. HNMUN ajang yang sangat prestisius, karena merupakan simulasi sidang PBB yang paling tua.
HNMUN ini terdiri dari 300 orang yang mewakili lebih dari 100 negara dari perguruan tinggi ternama di dunia, seperti Yale University, Columbia University, Delhi University dan universitas lainnya.