Volume Pengiriman Barang Surabaya-Banjarmasin Meningkat

Editor: Koko Triarko

Kepala Cabang DLU Banjarmasin, Anton Wahyuddin, di ruang kerjanya. –Foto: Arief Rahman

BANJARMASIN – Pada 2018 ini, agaknya menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha pengiriman barang di Banua, karena sejak awal tahun lalu, pengiriman barang dari Surabaya ke Banjarmasin naik signifikan dibanding pada 2017.

Salah satu penyedia jasa angkutan barang melalui kapal laut di Banjarmasin, PT Dharma Lautan Utama (DLU), mengklaim ada kenaikan pengiriman barang hingga 50 persen sejak Januari lalu hingga sekarang.

“Ini fenomena baru kalau boleh kita bilang. Sebab, biasanya tiga tahun belakangan setiap awal tahun pasti pengiriman turun hingga 50 persen, namun kali ini malah naik hingga 50 persen,” jelas Kepala Cabang PT DLU Banjarmasin, Anton Wahyuddin, Kamis (22/2/2018).

Biasanya, jika momen awal tahun dari kapal yang diberangkatkan dari Surabaya, untuk satu kapal paling hanya terisi separuh truk ekspedisi pengangkut barangnya. Namun, kini malah selalu terisi penuh hingga 60 unit truk ekspedisi.

“Kita bahkan sejak 12 Febuari lalu menambah unit kapal yang sandar ke Pelabuhan Trisakti, yakni Satya Kecana 9. Hal tersebut tidak lain, agar truk ekspedisi bisa terangkut semuanya,” tambahnya.

Dirinya pun memprediksi, kenaikan ini tidak lepas dari momentum tahun politik yang kini sudah terasa di Kalsel. Hal itu cukup beralasan, mengingat barang yang diangkut oleh ekspedisi kebanyakan adalah jenis konveksi.

“Kita berharap, tren ini bisa berlanjut sampai Maret. Sebab, nanti kalau sudah sampai Maret, pengiriman akan semakin meningkat lagi, khususnya untuk jenis bahan bangunan dan bahan pokok,” ungkapnya.

Sebelumnya, Owner Ekspedisi Lintas Jawa Group, Sauth Nathan Samosir, juga membenarkan, ada peningkatan order pengiriman ekspedisi dari pulau Jawa ke Banjarmasin, pada dua bulan terakhir.

Jika biasanya dalam sehari pihaknya hanya memberangkatkan dua sampai tiga truk fuso saja, kini sehari mencapai empat sampai lima truk fuso.

“Namun, memang yang penuh muatannya hanya dari Surabaya ke Banjarmasin saja. Sebaliknya, dari Banjarmasin ke Surabaya masih sedikit, kalau pun ada paling hanya jenis kayu dan rongsok,” pungkasnya.

Lihat juga...