140 RT dan 48 RW Terimbas Luapan Ciliwung

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. -Dok: CDN

JAKARTA – Gubernur DKI, Anies Baswedan, mengatakan ada 140 RT dan 48 RW di Jakarta yang terimbas langsung dari meningkatnya bendung Katulampa menyebabkan kali Ciliwung meluap.

“Kalau bicara tentang efek dari kejadian ini totalnya di Jakarta ada 140 RT dan 48 RW yang terimbas langsung,” kata Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Sedangkan jumlah pengungsi sampai dengan Selasa pagi pukul 06.00 WIB berjumlah 6.532 jiwa, semuanya di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, paling banyak di Jakarta Selatan 3.900 jiwa, Jakarta Timur 2.632 jiwa.

“Dari pantauan sampai dengan pagi ini, kebutuhan para pengungsi, yaitu menyangkut tempat untuk mengungsi, kemudian selimut alas tidur terpenuhi dengan baik, makanan juga semua posisinya siap,” kata Anies.

Sampai dengan Senin malam, posisinya tersuplai dengan baik, demikian juga pagi ini semua siap. “Sambil kita pantau mudah-mudahan air di lingkungan mereka bisa segera surut. Pompa mobile juga semuanya siap, itu update terbarunya,” katanya.

Pada Selasa pagi puku 06.00 WIB, di pintu air Manggarai tinggi air sudah turun menjadi 870 centimeter. “Insya Allah akan turun lagi 860. Jadi, puncak dari luapan air sungai Ciliwung sudah terjadi. Dan, sekarang mulai menurun, mudah-mudahan proses surutnya lebih cepat. Kita memastikan seluruh pompa di muara berjalan dengan baik, semuanya bekerja,” kata Anies.

Ia menambahkan, seluruh tim di 11 titik sepanjang Sungai Ciliwung di DKI berjaga hingga saat ini. “Jadi, teman-teman kerja, bahkan kalau Anda tahu, yang dijaga petugas tanggung jawab di pintu Manggarai itu seorang ibu yang sampai jam ini belum tidur. Saya tinggalkan tempat itu, sampai setengah tiga pagi dia masih ‘on’. Sampai saat ini, saya perjalanan ke sini, dia masih berikan kabar,” kata Gubernur. (Ant)

Lihat juga...