Wakijo Punya ‘Ramuan Khusus’ agar Ternak Tahan Cuaca Dingin

YOGYAKARTA – – – Mengatasi cuaca dingin yang kerap terjadi di puncak musim penghujan seperti saat ini, sejumlah peternak tradisional di Bantul, memiliki kiat dan trik tersendiri dalam menjaga kondisi ternaknya. Selain unik, sejumlah peternak ternyata juga memiliki cara yang terbilang aneh serta tak biasa. 

Seperti dilakukan Wakijo, seorang peternak di Dusun  Sawo, Sumberagung, Jetis, Bantul. Ia mengaku sepanjang musim penghujan, rutin memberikan ternaknya bubuk kopi, agar selalu dalam kondisi hangat sehingga tidak mudah terserang penyakit.

“Biasanya setiap hari selalu saya beri makan bubuk kopi. Biar badannya hangat, dan tidak mudah kena penyakit,” ujarnya.

Wakijo mengaku biasa memberikan bubuk kopi pada dua ekor sapi jenis limosin miliknya dengan cara mencampurkannya pada air komboran garam, setiap sore hari.

Menurut Wakijo, pemberian ramuan kopi itu terbukti mampu membuat ternaknya dalam kondisi sehat, meski cuaca belakangan cukup dingin. Ia bahkan mengklaim salah satu ekor ternaknya bisa sembuh dari penyakit gomen setelah rutin diberi ramuan tersebut.

“Kemarin sempat kena gomen. Sampai tidak mau makan dan tak bisa berdiri. Namun, setelah saya beri kopi, sekarang sudah sehat dan mau makan lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskeswan Bantul, Sri Ida Sulistyorini, menyebut pemberian kopi dalam jumlah sedikit tidak akan memberikan dampak apa pun pada ternak. Ia justru menganjurkan, para peternak agar lebih memberikan asupan makanan berkualitas, guna menjaga kesehatan terbaik di puncak musim penghujan seperti saat ini.

“Dengan cuaca dingin dan hujan seperti saat ini, ternak memang lebih beresiko terserang penyakit. Karena itu, ternak harus diberi asupan makanan dengan kandungan gizi yang tinggi. Bisa dengan pemberian konsentrat atau pakan tambahan lainnya. Pemberian pakan berkualitas ini jadi faktor paling penting dalam menjaga kesehatan ternak,” katanya.

Lihat juga...