BANDUNG – Harga jagung tidak seimbang dengan petani yang bekerja, walaupun jagung bisa dipanen tetapi petani tetap merasakan kerugian, dikarenakan harga pupuk yang mahal, harga jual jagung murah, hanya Rp2 ribu per kg.
Hal demikian dikeluhkan oleh Mang Oong (45) petani jagung di Kampung Sampalan RT 06/06 Desa Tegal Nanggung, Kecamatan Parakan Muncang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (22/1/2018).
Menurut Oong, janganlah harga pupuk terlalu tinggi, kasihan petani. “Sebagai petani apa yang dibeli harganya mahal, sementara untuk penjualan hasil petani harganya murah,” keluh Oong.
Puluhan pekerja di kebun jagung manis Oong, diupah setiap kali panen dengan hitungan per ton atau per kuintal. Jagung tersebut setelah dipanen dikirim ke Jakarta.
Kepada pemerintah, para petani di Kampung Sampalan hanya meminta untuk seimbangkan harga pupuk dengan penghasilan dari petani.
