MADIUN – Pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,8 kilometer yang melintasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Ngawi, Madiun, dan Nganjuk, telah mencapai 99 persen.
Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno memperkirakan, akhir Januari ini proses pembangunan akan selesai. “Pembangunannya sudah sekitar 99 persen. Ditargetkan akhir Januari ini sudah selesai,” ujar Iwan di sela kegiatan Festival Jalan Tol (FJT) Sundown Loop di Gerbang Tol (GT) Madiun, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Sabtu (6/1/2018).
Menurutnya, dengan pengerjaan yang telah mencapai 99 persen, pembangunan badan jalan saat ini telah selesai semuanya. Pekerjaan yang masih dilakukan adalah tahap finishing fasilitas tambahan dan pengamanan. “Untuk badan jalan sudah selesai. Pengerjaan kurang tinggal mempercantik dan pengamanan saja,” kata Iwan lebih lanjut.
Adapun sejumlah kekurangan yang belum dilengkapi di antaranya, pemasangan marka jalan, gerbang tol, peralataan tol, dan kelengkapan rambu-rambu lalu lintas. Dan karena telah mencapai 99 persen pengerjaan, pihaknya menyatakan siap jika sewaktu-waktu Tol Ngawi-Kertosono akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang juga hadir dalam kegiatan tersebut membenarkan Presiden Joko Widodo dijadwalkan segera meresmikan Jalan Tol Ngawi-Kertosono. “Segera, akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi dan disesuaikan dengan jadwal beliau untuk segera diresmikan,” kata Menteri Basuki.
Seperti diketahui, ruas Tol Ngawi-Kertosono merupakan bagian dari Tol Solo-Ngawi-Kertosono yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang harus tuntas sampai akhir tahun ini. Tol ini dibangun oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Total panjang jalan Tol Ngawi-Kertosono 87,5 km dan dari ruas ini sepanjang 49,8 km dikerjakan oleh PT NKJ dengan nilai investasi Rp3,83 triliun untuk ruas Mantingan, Ngawi-Wilangan, Nganjuk. Sedangkan sisanya yakni ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 37 kilometer dikerjakan selanjutnya.
“Untuk tarifnya, direcanakan per kilometer sekitar Rp1.200-1.300 untuk golongan satu. Tinggal dikalikan saja dengan panjang 49 kilometer,” kata dia.
Adapun, kegiatan Festival Jalan Tol (FJT) Sundown Loop bertujuan sebagai ajang perkenalan Jalan Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,8 km kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut terdapat lomba “fun bike”, “loop cycling”, dan “fun walk”, panggung hiburan rakyat, dan ditutup dengan pesta kembang api.
Selain dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, kegiatan tersebut juga dihadiri Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani, pejabat sejumlah BUMN pendukung, dan anggota Forkompimda Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. (Ant)