Trump Diprediksikan Akan Jatuh Dari Kekuasaan

LONDON – Penulis buku Michael Wolff menuliskan masa setahun pertama Presiden Donal Trump memimpin negeri Paman Sam. Penulis yang dikenal sangat kritis tersebut mengatakan, rahasia-rahasia yang diungkapkannya kemungkinan akan membuat jabatan Trump di Gedung Putih berakhir.

Wolff mengatakan, kesimpulan yang dituangkan dalam bukunya yang berjudul “Fire and Fury: Inside the Trump White House” menjadi pandangan yang diyakini akan meluas.

“Menurut saya, sejauh ini salah satu dampak menarik dari buku ini adalah soal kebenaran yang selama ini disangkal. Cerita yang saya sudah sampaikan tampaknya menggambarkan kepresidenan saat ini bahwa dia (Trump, red) tidak mampu menjalankan tugasnya,” kata Wolff, Sabtu (6/1/2018).

Wolf menyebut, orang-orang akan membenarkan informasi benar yang berkembang. Selama ini sebagian orang disebutnya, menyangkal kebenaran yang terjadi. “Itu latar belakang persepsi dan pemahaman yang nantinya akan mengakhiri jabatan kepresidenan ini,” tandasnya.

“Fire and Fury: Inside the Trump White House” menggambarkan kekacauan di Gedung Putih. Buku tersebut menceritakan soal seorang presiden yang tidak siap memenangi jabatan itu pada 2016 serta para pembantu Trump yang mencemooh kemampuannya.

Trump pada Jumat larut malam muncul di Twitter untuk kembali menyerang Wolff dan mantan pembantu utamanya, Steve Bannon, yang pernyataannya dikutip di buku Wolff itu.

“Michael Wolff adalah pecundang yang mengarang cerita supaya bukunya yang membosankan dan bohong itu laku. Dia (Wolff, red) memanfaatkan Si Urakan Steve Bannon, yang waktu dipecat menangis-nangis dan mengemis pekerjaan. Sekarang Si Urakan Steve sudah dibuang seperti anjing oleh hampir semua orang. Sayang sekali!,” cuit Trump.

Bannon, yang sebelumnya merupakan kepala strategis Trump, adalah pemimpin perusahaan media daring ultrakanan Breibart News. Dalam sebuah sesi wawancara Wolff menyebut, Trump adalah presiden yang tidak cakap dan akan berupaya menjatuhkannya.

Wolff menyebut, tulisannya merupakan hasil dari reportase. Wawancara dilakukan kepada orang-orang yang memiliki rahasia dengan peristiwa penting. “Kita mengajukan pertanyaan kepada orang-orang, berada sedekat mungkin dengan peristiwa, mewawancarai orang-orang yang memiliki rahasia dengan peristiwa tersebut, mencari tahu situasinya dan orang-orangnya seperti apa, lalu buat laporan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...