Maksimalkan Pelayanan, Jukir Pasar Gede Solo Terapkan Velet Parking

SOLO — Ada menarik yang dilakukan juru parkir (jukir) di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah. Untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pelanggan, jukir di pasar tradisional ini menerapkan sistem antar jemput atau valet parking, layaknya pelayanan di hotel berbintang atau pusat pembelajaan.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan valet parking ini cukup berhenti di depan pintu pasar dan menyerahkan kunci kendaraan ke petugas.

Secara langsung petugas valet akan memarkirkan sepeda motor di utara Pasar Gede sisi barat, ataupun untuk mobil ke taman parkir Jalan Mayor Kusmanto.

“Dari awal mula saat ini yang memanfaatkan jasa parkir valet sudah mulai banyak. Sekarang, dalam sehari bisa memarkirkan 20-an motor,” ucap koordinator valet parkir, Wiwin Widyastuti, Selasa (30/1/2018).

Agar tidak tertukar, setiap pelanggan yang memanfaatkan valet parking diberikan satu lembar karcis yang berisi napol kendaraan.

Hal itu untuk menghindari kekeliruan saat mengambil kendaraan saat pelanggan usai belanja di Pasar Gede. Saat menggunakan layanan valet parking, pemilik kendaraan harus memberikan kepercayaan penuh kepada petugas.

“Dari awal memang masih banyak yang belum percaya. Tapi setelah dijelaskan dan mendengar langung berbagai pemilik kendaraan yang sudah valet parking, masyarakat banyak yang percaya kepada kami,” lanjut dia.

Hebatnya, dalam layanan valet parking di Pasar Gede ini, petugas tidak memungut biaya tambahan di luar tarif parkir yang ditentukan Pemerintah Kota Solo.

Untuk kendaraan roda dua, masyarakat cukup membayar Rp2000, sedangkan untuk roda empat Rp4.000. Saat ini petugas valet parking yang ada di Pasar Gede berjumlah 14 orang.

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung Pasar Gede. Rata-rata pelanggan banyak yang senang karena tidak perlu pusing mencari lokasi parkir,” imbun Wiwin.

Sistem valet parking yang diterapkan di Pasar Gede ini hampir sama dengan pelaksanaan di Mall ataupun Hotel berbintang. Yakni, petugas menggunakan Handy Talkie (HT) untuk memberikan informasi kendaraan mana yang harus diantarkan ke depan Pasar Gede.

Selain memberikan kesan rapi, karena sudah tidak diperbolekan lagi parkir di bahu jalan, adanya valet parking itu untuk memaksimalkan lahan parkir di sekitar pasar yang sebelumnya sepi.

“Biar lahan parkir yang sebelumnya sepi bisa terisi dengan adanya valet parking ini,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan Joani mengaku sangat senang dengan adanya layanan valet parking di Pasar Gede, Solo. Tidak hanya memudahkan, namun layanan valet parking dapat mengurai kemacetan serta kesemrawutan parkir di pasar tradisonal.

“Senang dong karena bisa dipermudah. Tidak perlu pusing cari tempat parkir,” katanya.

Lihat juga...