NUNUKAN — Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Udin Hianggio menyatakan, hasil rapat koordinasi yang diselenggarakan Rabu (17/1) Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) berkomitmen menyelesaikan batas negara pada 2018.
“Intinya paparan pada rakor itu akan dilakukan percepatan penyelesaian batas negara seluruh Indonesia termasuk tapal batas Kaltara dengan Malaysia,” ujar Udin Hianggio melalui siaran pers, Sabtu.
Hal ini berkaitan dengan terwujudnya Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo yang terungkap pada rakor yang berlangsung Hotel Borobudur Jakarta dengan bertema: Melalui Evaluasi Capaian Kinerja 2017 Kita Tingkatkan Percepatan Pengelolaan Perbatasan Negara 2018.
Penegasan ini penyelesaian batas negara baik darat, laut dan udara dengan fokus mengusung penanganan masalah dan isu strategis di perbatasan.
Selain itu, sebut Wagub Kaltara, fokus pada pembangunan sarana prasarana sosial dasar yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan dan perumahan.
Bukan hanya, BNPP juga akan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan, transportasi, elektrifikasi dan komunikasi termasuk sektor pendukung seperti pengelolaan batas wilayah negara, pengamanan wilayah, pos lintas batas negara (PLBN) dan pulau-pulau kecil terluar.
Udin Hianggio menyampaikan, pada rakor BNPP tersebut juga dipaparkan realisasi kinerja 2017 dan program prioritas 2018 sejumlah kementerian dan lembaga. [Ant]