JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/ Apriyani Rahayu lolos menjadi finalis turnamen level 4 (Super 500) Indonesia Masters 2018. Perjalanan ke final diperoleh setelah menumbangkan duet Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan, 21-11, 17-21, 21-17 di semifinal, Sabtu (27/1/2018).
Peluang merebut gelar Indonesia master tersebut akan melengkapi gelar Greysia/Apriyani yang telah membukukan satu gelar Grand Prix Gold (Thailand Terbuka 2017), satu Super Series (Prancis Terbuka 2017) dan runner-up Hong Kong Terbuka 2017.
Dengan prestasi tersebut. pasangan Greysia /Apriyani menyatakan, mereka tidak akan pernah puas untuk meraih prestasi dalam dunia bulu tangkis. Meski dalam waktu kurang dari satu tahun mereka sudah menduduki peringkat 11 dunia sejak dipasangkan.
“Ini motivasi kami untuk terus-menerus jangan pernah puas. Di lapangan juga pada akhirnya kami tidak mau menyerah begitu saja dan kami terus ingin menang,” kata Greysia di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2018).
Merangkak dari peringkat 140 sejak Juni 2017 lalu dan menduduki peringkat 11 pada 25 Januari 2018, Greysia dan Apriyani ingin terus belajar dari kekurangan dan kelebihan mereka untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri. “Kami berpikir bahwa ganda putri Indonesia itu bisa ada di level yang kami tuju, ada di level papan atas, itu yang menjadi tujuan kami,” tandas Greysia.
Apriyani menyebut, semakin tinggi peringkat yang didapatkan satu pemain, akan banyak lawan yang mengincar dan mempelajari untuk dikalahkan. “Kak Greysia dan pelatih selalu mengingatkan kami bahwa ini merupakan momen di mana kami tak boleh lengah sedikitpun, karena selalu ada level berikutnya. Semakin tinggi peringkat satu pemain, akan semakin banyak pemain yang juga ingin mengalahkan mereka,” ujar Apriyani.
Sementara itu di partai final Indonesia Master, Greysia/Apriyani akan menghadapi duet unggulan kedua asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Pasangan Jepang sebelumnhya menumbangkan wakil Denmark Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen 23-25, 21-15, 21-16, di empat besar.
Pertandingan partai final tersebut akan menjadi pertemuan ketiga kedua pasangan. Greysia/Apriyani sendiri meraih hasil minor dalam dua kali pertemuan sebelumnya dari Matsutomo/Takahashi.
Pasangan Takahashi/ Matsutomo harus bersaing ketat dengan pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl pada laga semifinal Indonesia Masters 2018 yang berlangsung di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2018) malam. “Terakhir kami saling bertanding pada Juni 2017. Kami semula terkejut dengan permainan mereka dan butuh penyesuaian,” kata Matsumoto selepas pertandingan.
Pasangan atlet Jepang pemegang peringkat tiga dunia itu menang dalam tiga gim atas Christinna/Kamilla dengan skor 23-25, 21-15, 21-16 dalam pertandingan yang berlangsung selama 75 menit.
Pada pertandingan final menghadapi pasangan Indonesia Greysia /Apriani pada Minggu (28/1/2018), Takahashi mengaku, telah siap menghadapi keriuhan penonton yang akan mendukung pasangan tuan rumah. “Kami hanya perlu menjaga kepercayaan diri kami dan melakukan permainan terbaik buat besok,” tandasnya. (Ant)