MAKASSAR—Kota Makassar sepertinya tidak henti-hentinya melakukan inovasi. Salah satu inovasi Wali Kota Makassar Mohamad Ramadhan Pamanto di bidang olahraga, dengan mengagas olahraga golorong. Golorong ini merupakan gabungan antara tiga permainan yaitu sepak bola, futsal dan sepak takraw.
Olahraga ini digagas oleh Wali Kota Makassar pertama kali agar anak-anak yang tinggal dilorong dapat berolahraga tanpa menggunakan lapangan. Mengingat lahan kosong di Kota Makassar sudah tidak ada lagi, karena telah di bangun sebagai perumahan dan perkantoran. Hal ini membuat Wali Kota Makassar mengagas sebuah permainan yang diberi nama golorong.
Suardi, Sekertaris Perkumpulan golorong Makassar mengungkapkan permainan ini sengaja digagas oleh Wali Kota karena untuk memberdayakan lorong yang ada di Makassar.
“Termasuk memberdayakan anak lorong dengan mengagas olahraga golorong ini dan juga dikemas secara menarik dan unik dari permainan olahraga lainnya,” jelas Suardi pada Cendana News, Jumat (19/01/2018).
Permainan ini sama dengan permainan sepak bola pada umumnya, namun lapangan yang digunakan adalah lapangan yang ukuran sama dengan lapangan futsal yaitu 8 X 25 meter.
Peraturan dalam permainan ini juga berbeda dengan permainan sepak bola dan juga futsal pada umunya. Dalam permainan ini satu tim hanya di isi oleh empat pemain.
Dengan hanya menggunakan drum yang ditaruh membentuk segitiga yang di mana jika pemain memasukkan bola ke drum di bagian bawah hanya mendapat 1 poin.
Sedangkan pemain yang berhasil memasukkan bola pada bagian atas mendapatkan 2 poin. Tidak hanya itu saja pemain perlu memperhatikan garis vertikal yang berada di depan drum tersebut.
“Jika permainan sepak bola harus mengenai titik penalti baru mendapatkan tendangan pinalti. Sedangkan golorong jika melewati garis vertikal yang ada di depan drum lawan akan mendapatkan tendangan pinalti”. Jelasnya.
Sederhananya olahraga golorong ini hanya menggunakan jalan lorong sebagai lapangan. Meski golorong ini baru terbentuk pertengahan 2016 lalu, akan tetapi olahraga golorong ini banyak mendapatkan minat baik usia anak-anak, remaja dan dewasa. Semua usia menyukai permainan golorong yang menyenangkan ini.
Maka dari itu Pemerintah Kota Makassar juga sering mengadakan pertandingan antar tingkat RT/RW, kelurahan dan juga antar kecamatan.
Untuk mendukung permainan ini Wali Kota Makassar mengadakan Liga Cup Golorong. Ke depannya Pemerintah Kota Makassar ingin memperkenalkan permainan ini sampai keluar negeri.
Suardi mengharapkan agar permainan ini tidak hanya dikenal di tingkat nasional saja melainkan internasional.
“Tujuannya, Makassar memiliki ciri khas di mata dunia tidak hanya terkenal dengan sepak raga saja. akan tetapi Makassar juga terkenal dengan permainan golorong,” pungkasnya
