GK Milenial: Ruang Publik Jangan Dikotori
JAKARTA — Galang Kemajuan (GK) Milenial menilai, kurangnya sarana prasarana pendukung, seperti tempat sampah menjadi salah satu penyebab kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
“Masyarakat mungkin ada yang ingin buang sampah ke tempat sampah, tapi karena kurangnya tempat sampah jadi ikut masyarakat lainnya yang tidak disiplin dalam membuang sampah,” beber seorang penggiat GK Milenial, Ade saat menggelar kegiatan ‘Ayo Pungut Sampah CFD’, Minggu (21/1/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati ‘Hari Peduli Sampah Nasional 2018’ yang merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di gelar di Acara Car Free Day (CFD) di Jalan Thamrin-Sudirman Jakarta. Rombongan GK Milenial berkumpul dengan memakai kaos hijau bertuliskan ‘Go Green Go Healthy’.
Disebutkan, kegiatan Ayo Pungut Sampah CFD yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mengajak khalayak ramai, terutama generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan.
“Kita benar-benar mengharapkan pada generasi muda, yang menjadi harapan bangsa, untuk peduli lingkungan dan cinta kebersihan,” tandasnya.
Disebutkan juga, membuang sampah sembarangan akan mengganggu masyarakat lainnya, karena CFD merupakan ruang publik untuk dimanfaatkan bersama.
“Ini ruang publik, jangan dikotori,” tegasnya.