ESDM: Listrik Tenaga Surya Solusi Desa Jauh dari Transmisi Listrik

PADANG — Hingga kini, masih terdapat rumah-rumah penduduk di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, yang ternyata belum teraliri listrik. 

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Heri Martinus mengatakan, penyebab belum teralirinya listrik di dua daerah tersebut karena adanya rasio elektrifikasi yang masih di bawah nasional dan provinsi.

“Dua kabupaten ini rasio elektrifikasi di bawah 80 persen. Hal itu masih jauh di bawah nasional dan provinsi. Bahkan, nasional saja rasio elektrifikasi nasional 90 persen sedangkan provinsi 92 persen,” katanya, Kamis (25/1/2018).

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masih ada rumah penduduk yang jauh dari transmisi listrik, sehingga sulit untuk dijangkau. Meskipun diupayakan meminta kepada PLN untuk membuatkan transmisi, hal demikian diperkirakan akan membutuhkan biaya yang besar.

Pertimbangan lainnya, selain jauhnya jarak antara transmisi listrik dengan rumah penduduk, juga disebabkan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat. Untuk itu, sebagai solusinya perlu adanya Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik.

Ia menyebutkan, untuk LTSHE itu sudah diterapkan di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan jumlah 1.000 unit LTSHE yang bersumber dari APBN.

“Mentawai sudah dapat LTSHE ini sebanyak 1.000 unit dari APBN. Namun, syarat untuk mendapatkan ini kepala daerahnya harus mengusulkan dulu data penduduk yang rumah belum teraliri listrik ke Tim Nasional Percepatan Penanggulan Kemisikinan (TNP2K) Provinsi, sesuai nama dan alamat tinggalnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, meminta kepala daerah di kabupaten untuk segera melakukan pendataan rumah penduduk yang belum teraliri listrik di dua daerah tersebut, sehingga segera mendapat penanganan secara cepat.

“Jadi, Bupati perlu bergerak cepat dengan segera mengusulkan, sehingga rumah masyarakat dapat sepenuhnya teraliri listrik,” tegasnya.

Selain itu, dari keterangan bupati di dua daerah itu, menyebutkan akan segera melakukan pendataan penduduk di daerahnya yang masih ada rumah penduduk yang belum teraliri listrik.

Lihat juga...