Titiek Soeharto: Venue Panahan Siap Digunakan
JAKARTA — Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), pada Sabtu, (2/12/2017) melakukan kunjungan ke Lapangan Panahan dalam rangka melihat kesiapan dan persiapan jelang Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada Agustus tahun depan.
Dalam kunjungannya, Titiek memberikan beberapa catatan kepada penanggung jawab pengelola Lapangan Panahan. Di antaranya jalan utama menuju Lapangan Panahan harus menjadi perhatian. Sarana dan prasarana pendukung seperti toilet, ruangan penonton, ruangan untuk atlet, ruangan serbaguna, hingga lahan parkir juga menjadi prioritas.
“Fasilitas untuk keperluan atlet dan pengunjung juga harus diprioritaskan, sehingga mereka merasakan kenyamanan ketika berada di sini. Lahan area parkir salah satu contohnya beri akses keluar dan masuk kendaraan secara rapi dan teratur,” jelas Titiek.

Setelah meninjau lapangan, Titiek melakukan pengecekan di bagian dalam. Ia meminta agar view ruangan penonton VIP perlu dilakukan sedikit perubahan untuk memberikan rasa nyaman ketika menyaksikan atlet panahan Indonesia sedang bertanding.
“Tribun penonton sudah terlihat bagus dan rapi hanya saja perlu adanya penambahan kapasitas jumlah penonton,” sebutnya.
Ia menyatakan terkesan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara, termasuk jalur khusus untuk Difabel. Titiek Soeharto juga memastikan, lapangan Panahan sudah dapat dikatakan 100 persen siap dipergunakan.
“Lapangan Panahan sudah oke dalam artian sudah siap untuk pagelaran Asian Games. Tinggal lapangan latihannya saja yang masih belum selesai sehingga atlet berlatih masih menggunakan lapangan hoki yang berada di sebelahnya. Tadi sudah disampaikan ke Menteri PU, dan mudah-mudahan secepatnya dikerjakan,”Jelasnya.

Untuk keseluruhan sudah bagus semuanya, tambah Titiek, tinggal dari Perpani dituntut prestasinya. Ia meminta atlet berlatih lebih keras karena sekarang sudah memiliki lapangan lebih bagus sehingga harus bisa mempersembahkan medali untuk Merah Putih seperti yang dilakukan di Kuala Lumpur.