YKI Gianyar Fasilitasi Vaksin HPV Gratis

GIANYAR — Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Yayasan kanker Indonesia (YKI) Cabang Gianyar memberikan vaksin imunisasi HPV ( Human Papiloma Virus) pada remaja putri.

Program imunisasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks telah dimulai sejak 2015 dan berlanjut hingga sekarang. Tahun ini bertepatan dengan bulan deteksi dini kanker servik dan kanker payudara nasional, pemberian vaksinasi HPV dilakukan secara serentak untuk siswi kelas VII di SMPN 1 Gianyar, Senin (20/11).

Pada kesempatan itu Ketua YKI Cabang Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra memaparkan pemberian imunisasi HPV Ditujukan pada remaja putri. Pada 2015 sasarannya 1.220 orang dengan alokasi anggaran sebesar Rp1.945.267.000. Pada 2016 sasaran meningkat menjadi 1.604 orang dengan 4812 vial vaksin dengan alokasi anggaran sebesar Rp2.262.640.000.

Sedangkan pada 2017 jumlah siswi yang disasar meningkat drastis yaitu sebanyak 4.159 orang, untuk siswi SMP kelas VII sebanyak 2.902 dan sebanyak 1.257 diperuntukkan bagi remaja putri berprestasi dari keluarga riwayat kanker.

“Dari jumlah tersebut disediakan 9579 vial vaksin dengan alokasi anggaran sebesar Rp4.644.360.000. Jadi total anggaran yang disediakan Pemkab Gianyar dalam pemberian vaksin HPV 3 tahun terakhir ini mencapai Rp8.852.267.000,” ujar Adnyani Mahyastra.

Dirinya juga menambahkan, untuk melaksanakan deteksi dini dengan IVA juga dilaksanakan rutin di tiap puskesmas dengan sasaran sebanyak 707 orang. Dari jumlah tersebut dicurigai positif kanker sebanyak 30 orang dan sudah mendapat penanganan lebih lanjut.

Selain pemberian vaksin, YKI bersama dengan dinas/instansi terkait juga rutin memberikan sosialisasi tentang penanganan kanker sejak dini.

Kunjungan dan pemberian bingkisan kepada survevor kanker juga rutin dilakukan, agar mereka semangat dalam menjalani pengobatan. Untuk tingkat sekolah guna mengedukasi siswa tentang penanganan kanker sejak dini, dilakukan melalui lomba Penanganan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat sekolah dasar dan SMP.

Pada kesempatan kali ini, Adnyani Mahayastra juga mengingatkan para guru dan siswa untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat di sekolah. Kantin sekolah dan kebersihan toilet juga tak luput dari sasarannya. Khusus untuk makanan yang dijual di kantin harus bebas dari unsur 5P, karena apa yang dijual di kantin itu yang dikonsumsi anak-anak sekolah.

“Pola hidup sehat sangat penting dalam upaya pencegahan segala macam penyakit, tidak hanya kanker saja. Makanan yang kita konsumsi, hidup tanpa asap rokok, rajin olahraga, dan lingkungan bersih harus kita terapkan sejak dini”. tegas Ny. Adnyani Mahayastra.

Sementara itu A.A Istri Regina Baswarani salah satu siswa kelas VII A SMPN 1 Gianyar, mengaku cukup deg degan menunggu giliran disuntik. Meski takut, siswi asal Br. Triwangsa Kelurahan Bitera Gianyar, merasa yakin untuk divaksin HPV. Pasalnya, ia sering membaca tentang bahayanya kanker servik, bahkan beberapa waktu lalu ada artis Julia Perez yang meninggal karena kanker serviks.

“Karena itulah saya bersama teman-teman sangat bersyukur ada program HPV gratis ini, saya berharap semoga dirinya seumur hidup terlindung dari bahaya kanker servik,” ucap siswi yang berparas cantik ini.

Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setdakab. Gianyar, I Wayan Suardana mengatakan upaya penanggulangan kanker bukanlah pekerjaan yang mudah.

Apalagi bila tidak ditunjang oleh lingkungan yang sehat. Oleh karena itu pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya kanker harus senantiasa dikampanyekan secara terus menerus di masyarakat.

“Kami juga mengajak para siswa dan seluruh lapaisan masyarakat untuk berprilaku “Cerdik” yaitu cek kesehatan secara teratur, rajin beraktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan mampu kelola stres dengan baik,” ujarnya.

Lihat juga...