TNI dan Polri Gelar Rakor Pengamanan Natal dan Tahun Baru

SOLO — Meski masih tergolong cukup lama, pengamanan Natal dan Tahun Baru telah mulai dilakukan di oleh aparat keamanan. Salah satunya yang dilakukan Koramil 4 Jebres yang menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) jelang Natal dan Tahun Baru bersama Mapolsek Jebres, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam Rakor itu menyampaikan perlunya sinergisitas antara aparat keamanan yakni TNI-Polri dalam menciptakan iklim kondusif saat berlangsung maupun pasca perayaan hari raya umat kristiani tersebut. Pengamanan meliputi sterilisasi gereja, penjagaan oleh petugas serta pendeteksian dini ancaman.

“Polisi tidak bisa bekerja sendirian, polisi harus bekerja sama dengan semua elemen masyarakat termasuk Koramil Jebres. Kami dalam bekerja tidak membedakan masyarakat dan membedakan agama. Semua sama karena semua agama itu damai dan indah,” kata Kapolsek Jebees Kompol Yuliana, kepada awak media, Jumat (24/11/2017).

Kepolisian, kata Yuliana, tidak akan memberi toleransi bagi siapa saja yang akan mengganggu jalannya kondusivitas selama perayaan Natal dan tahun baru. Pihaknya juga akan melakukan penjagaan dan pemeriksaan secara teliti untuk objek vital yang akan digunakan untuk ibadah.

“Termasuk gereja kita akan sterilkan. Untuk umat yang akan melaksanakan ibadah kita juga akan cermati,” tekannya.

Pengamana oleh polisi serentak dilakukan mulai 23 Desember sampai 1 Januari 2018. Selama perayaan natal petugas juga akan melakukan patroli keliling. “Saat giat ibadah berlangsung, kita juga ada patroli yang mobile dari kepolisian,” imbuhnya.

Danramil 04/Jebres Lettu Inf Narno mengharapkan kerjasama berbagai pihak dalam rangka pelaksanaan ibadah Natal 2017 dan tahun baru nanti. Tanpa kerjasama yang baik antar pihak keamanan dengan pihak gereja atau pihak yang berkompeten dengan pelaksanaan kegiatan perayaan Natal dan tahun baru mustahil akan berjalan lancar sesuai harapkan.

“Kalau ada info sekecil apapun terkait perayaan Natal yang akan mengganggu segera laporkan ke pihak yang berwenang, agar segera bisa diambil tindakan. Sehingga tidak mengganggu peleksanaan kegiatan yang sudah direncanakan,” kata Danramil.

Narno menambahkan, dalam pengamanan Natal dan tahun baru, personil TNI juga akan diterjunkan untuk menjaga iklim kondusivitas. Termasuk saat pelaksanaan ibadah natal di Gereja, personil TNI turut mengamankan bersama-sama dengan aparat kepolisian.

“Rakor pengamanan ini untuk mensingkronkan saat tugas bersama, sekaligus untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antara TNI dan Polri. Kita anggota TNI turut membackup dalam setiap keamanan, terutama akan adanya ancaman yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas dia.

Rakor pengamanan Natal dan tahun baru juga dihadiri perwakilan Kecamatan Jebres, dan pengurus Gereja se Kecamatan Jebres. Rakor yang dihadiri sekitar 70 orang ini juga menekankan pentingnya menjaga konduvsivitas serta menghindari hal-hal yang mampu menimbulkan gejolak di masyarakat.

Lihat juga...