SDN Tanjung Heran Lamsel Berprestasi dengan Keterbatasan

LAMPUNG — Berada di perbatasan Kecamatan Penengahan dan Bakauheni dengan lokasi berada di tepi Sungai Tanjung Heran, SDN Tanjung Heran ini mempunyai luas hanya sekitar 900 meter persegi. Sekolah ini mempunyai beberapa lokal ruang belajar, ruang guru. Boleh dibilang fasilitas sekolah ini sangat terbatas.

Salah satu lokal sekolah kelas VI bahkan pada bagian plafon sudah dalam kondisi memprihatinkan karena jebol dimakan usia dan cuaca. Namun sekolah yang berdiri di antara batas alam sungai, jalan lingkar pesisir serta areal persawahan mendorong semangat belajar para siswa SDN Tanjung Heran Kecamatan Penengahan kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Solihin (38) salah satu guru bidang studi Pendidikan Agama Islam mendampingi Suparno, S.Pd selaku kepala sekolah berbagai prestasi akademis telah ditorehkan para siswa sejak sekolah tersebut berdiri sekitar 1980.

Para murid memiliki sejumlah kreativitas dan prestasi di bidang kesenian, olahraga. SDN ini juga terlibat dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang ikut memfasilitasi prestasi siswa.

“Upaya sekolah tentunya mendidik siswa untuk bisa menerima pelajaran sekolah sesuai dengan kurikulum. Namun selain itu prestasi dalam kegiatan penunjang nilai akademik dan non akademik juga terus dilakukan dengan aktivitas ekstrakurikuler penunjang pelajaran sekolah,” terang Solihin saat ditemui Cendana News di SDN Tanjung Heran kecamatan Penengahan kabupaten Lampung Selatan, Kamis (30/11/2017)

Salah satu kegiatan ekstrakurikuler dan penunjang pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dilakukan dengan mengajarkan siswa beberapa kesenian tradisional Lampung melalui tarian khas. Tari-tari yang dipelajari antara lain, Sigekh Pengunten, Sembah, Bedana, dan Tuping.

Selain mempelajari tari tradidisonal, sekolah ini juga mengajarkan pada muridnya tari kreasi baru di antaranya tari Mahligai, tari Maju Mandi serta beberapa tarian kreasi baru lainnya. Tarian ini kerap dipertunjukkan dalam ajang kesenian daerah atau diikutkan dalam perlombaan festival lomba seni siswa nasional.

Torehan prestasi dalam bidang seni tersebut bahkan diperlihatkan oleh para siswa kelas VI yang terlibat dalam festival lomba seni siswa nasional dengan berhasil menyabet beberapa piala untuk tari kreasi baru berjudul tari Mahligai dengan penari putri di antaranya Nabila (11), Fazira (12), Nafi (12), dan penari putra Sigit (12) dan Hari (12).

Mereka berhasil menyabet juara kedua dalam cipta tari kreasi festival lomba seni siswa nasional tingkat kecamatan dengan diasuh oleh guru SBK, Aardi.

Selain sebagai sebuah upaya memperoleh capaian prestasi saat berkompetisi antar sekolah SD tarian Mahligai yang menggambarkan kearifan lokal masyarakat di sekitar Gunung Rajabasa tersebut juga kerap ditampilkan dalam beberapa acara sehingga para siswa semakin bisa mencintai budaya daerahnya dengan banyak belajar kesenian daerah berupa tarian tradisional.

Selain prestasi dalam bidang kesenian tradisional Solihin menyebut beberapa siswa lain juga telah berprestasi dalam OSN dan O2SN di antaranya cerita bergambar yang berhasil dicapai oleh Panji (12) siswa kelas 6 meski hanya memperoleh juara ketiga.

Salah satu siswa, Nabila, yang juga menjadi salah satu siswa berprestasi dalam bidang seni juga merupakan salah satu atlet anggota Bandung Karate Club (BKC) serta bisa membawa harum nama sekolah dengan menjadi juara 3 cabang olahraga karate.

Ada juga siswa  bernama Arif (12) kelas VI ikut menyumbang prestasi dalam bidang olahraga pencak silat dan beberapa siswa lain menyabet piala dalam ajang lomba renang, catur dan atletik.

Selain berpestasi di kancah luar sekolah, upaya memfasilitasi para siswa berpestasi diakui Solihin dilakukan dengan mengadakan pemilihan pemimpin upacara terbaik, regu petugas upacara terbaik yang akan diumumkan setiap perpisahan kelas VI.

“Beberapa trophy atau piala diduplikat agar bisa dibawa pulang siswa sebagai kebanggaan berikut piagam dan kita beri tambahan hadiah peralatan sekolah yang bisa memberi semangat bagi para siswa,” papar Solihin.

Sekolah yang berada di kaki Gunung Rajabasa dan berada di pedesaan tersebut mendapat kesempatan menghadiri undangan dari beberapa kegiatan olimpiade ilmu pengetahuan nasional dan beberapa kegiatan bertaraf nasional.

Beberapa kegiatan bahkan diikuti di antaranya National English Olympic di Bandung oleh Ikatan Mahasiswa Bandung, National Social Science Olympic oleh Global Link Bali, National English and Applied Science Olympic di Yogyakarta yang diikuti oleh Suparno,S.Pd selaku kepala sekolah SDN Tanjung Heran.

“Berbagai prestasi yang dicapai siswa tentunya menjadi pemicu siswa untuk terus belajar lebih giat dan menjadi upaya sekolah meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar,” tutup Solihin.

Lihat juga...