Ratusan Siswa PAUD/TK Adu Lincah Senam Pinguin
DEPOK — Dibalut kostum nan ciamik ala pinguin, kaki bocah-bocah itu lalu berjingkrak-jingkrak. Tangannya dijulurkan ke depan, digerak-gerakkan, lalu memutar ke kanan dan ke kiri, menari riang seiring musik yang terdengar mulai mengalun.
Ratusan anak-anak dari sejumlah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak di Kota Depok, itu secara berkelompok dan bergantian unjuk kebolehan dalam Senam Pinguin. Mereka beradu kekompakan dan kreativitas gerak seirama alunan musik.
Anak-anak itu bukan hanya sekadar mengikuti lomba senam, tetapi juga sekaligus memeriahkan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November. Lomba Senam Pinguin digelar atas kerja sama Peace Love dan Forum Guru Berkarakter Indonesia (FORGUBRI) Kota Depok dan didukung penuh oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Lomba yang dihelat di Lantai 3 D’Mall, Sabtu (11/11/2017) siang itu dipadati peserta lomba dan para guru pendamping, juga para orang tua dari anak-anak yang mengikuti lomba. Penyelenggaraan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Disdik Kota Depok.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas), Tatik Nurhayati, saat ditemui Cendana News di lokasi acara, mengatakan, lomba Senam Pinguin ini sangat diapresiasi oleh Dinas Pendidikan.
“Mereka begitu peduli, mempertimbangkan atau memperhitungkan tentang tahap pencapaian perkembangan anak pada usia dini,” kata Tatik.
Ia menambahkan, tahap pencapaian perkembangan anak yang menjadi perhatian tersebut terutama terkait dengan sensorik dan motorik anak. Jadi, bagaimana anak-anak ini agar mampu mensensor informasi-informasi kemudian motoriknya bergerak.
Acara lomba yang bukan saja digelar untuk memeringati Hari Pahlawan, juga untuk menguji kemampuan sensorik dan motorik anak, yakni bagaimana gerakan-gerakan yang dilakukan anak-anak itu saat menari pinguin dengan iringan musik.
“Selain untuk memperingati Hari Pahlawan, juga memang untuk mengembangkan peserta didik lebih kreatif dan memiliki jiwa berkompetisi, karena mereka akan bertanding melawan PAUD/TK lainnya,” tutur Tatik.
Tatik pun berharap, mudah-mudahan acara lomba tersebut menjadi semangat anak-anak dalam memperingati Hari Pahlawan.
Selain itu, ke depan agar para peserta ditingkatkan lebih banyak lagi, sehingga setidaknya juga mampu meningkatkan tenaga guru-guru di masing-masing sekolah atau lembaga tersebut, agar pada momentum ini bisa lebih mengetahui, bahwa anak-anak harus selalu dididik, diberikan kreativitas, dan inovasi supaya mereka bisa berani tampil.
“Kan kelihatan saat tampil. Dalam tari pinguin, mereka kan gerakannya beberapa kali tampak ada kreasi dari koreografer (guru-guru sekolah),” imbuh Tatik.
Ada pun untuk penilaiannya mencakup kreativitas dalam kostum, gerakan dan kolaborasi di antara para anak-anak yang menari pinguin. “Para peserta ini memperebutkan piala Wakil Walikota Depok,” pungkas Tatik