PLN Suluttenggo: Insiden Padam Listrik Murni Masalah Teknis
MANADO — Sehubungan padamnya listrik yang terjadi pada tengah malam tanggal 14 November 2017 di Manado, murni disebabkan karena masalah teknis. Hal ini ditegaskan PLN Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Manager Distribusi dan Transmisi Andi Imran Karim didampingi Deputi Manager Hukum dan Humas Jantje Rau di Manado, Sabtu (18/11/2017).
Baca juga: PLN akan Pasok Daya Listrik 300 MW ke Sabah Malaysia
Menurut Andi dan Jantje, pemadaman disebabkan adanya gangguan sesaat pada trafo di Gardu Induk Teling pada pukul 23:54 WITA dimana petugas PLN langsung melakukan upaya penormalan, sehingga aliran listrik dari PLN kembali normal pukul 00:14 WITA.
“Saat itu telah terjadi padam pada jalur jaringan 20 ribu volt yang mensuplai listrik bagi pelanggan daerah Sario, Malalayang dan Boulevard, dan itu murni masalah teknis, karena itu kami meminta maaf kepada semua pihak dan masyarakat yang sempat merasakan adanya pemadaman,” terang Andi Imran Karim, Manager Distribusi dan Transmisi PLN Wilayah Suluttenggo di Manado.
Baca juga: PLN Serap Gas Proyek Jambaran Tiung Biru
Sementara itu Jantje menambahkan, sebelumnya PLN telah melakukan antisipasi untuk meminimalisasi terjadinya pemadaman dengan melakukan pemangkasan pohon yang mendekati jaringan secara besar-besaran terutama di Kota Manado dan sekitarnya.
Selain itu, PLN Wilayah Suluttenggo juga telah melakukan pemeliharaan Gardu Induk Teling dan berkoordinasi dengan Pemerintah setempat dalam rangka meningkatkan keandalan listrik di wilayah kerja PLN Suluttenggo menyambut periode natal dan tahun baru.
Baca juga: PLN Terangi Pulau Kecil di Madura
“Saat ini pemeliharaan jaringan masih terus dilakukan oleh tim PLN Area Manado, dengan melakukan pemangkasan pohon yang masuk ke jaringan PLN. Pekerjaan ini akan terus diperluas agar pada saat memasuki bulan Natal dan Tahun Baru mendatang pemadaman listrik akibat pohon tumbang sudah bisa di minimalisir, sehingga masyarakat bisa merayakan dengan nyaman dan penuh sukacita,” ucap Jantje Rau.