Perbaikan Jalan Jalur Etape TdS Tersisa Empat Daerah
PADANG – Satu pekan lagi iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017 yang diselenggarakan di 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat akan segera dilaksanakan pada 18-26 November 2017.
Namun, pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, belum bisa memastikan bahwa jalan yang akan dilalui para pebalap pada sembilan etape, dalam kondisi yang layak pada saat balapan sepeda dimulai.
Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Oni Yulfian mengatakan, sesuai rapat terakhir di Hotel Mercure Padang, baik dari Balai Pelaksana Jalan Nasional maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah memberikan komitmen untuk menyelesaikan perbaikan jalan sebelum pelaksanaan TdS 2017.

“Beberapa daerah mengontak saya mengatakan khawatir, karena kondisi jalan yang saat ini belum diperbaiki. Info ini langsung saya teruskan ke Kadinas PUPR dan beliau mengatakan kembali komitmennya untuk menyelesaikan sebelum TdS melewati ruas jalan tersebut,” katanya, Jumat (10/11/2017).
Oni menegaskan, terkait penjelasan secara teknis akan lebih banyak diketahui oleh Dinas PUPR dan Balai Pelaksana Jalan Nasional, sementara di Dinas Pariwisata sendiri hanya sebagai pemegang komitmen saja dalam penyelenggaraan TdS.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Fathol Bari menjelaskan, berdasarkan laporan dai stafnya yang saat ini berada di lapangan, dari 9 etape yang akan dilalui para pebalap, yang sudah selesai dikerjakan hingga sekarang ada 6 etape. Sedangkan sisanya 3 etape lagi masih dalam pengerjaan.
“Tiga etape itu terdapat di daerah Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, Solok dan Solok Selatan. Saat ini yang dari empat daerah itu, yang menjadi kewenangan Dinas PUPR jalan yang berada di Kabupaten Dharmasraya, sementara Sijunjung, Solok, dan Solok Selatan merupakan jalan nasional,” jelasnya.

Fathol menyebutkan dari hasil koordinasi dari Dinas PUPR dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional, kemungkinan perbaikan jalan dengan cara tambal sulam tersebut selesai pada Senin pekan depan. Ia mengaku, kendala perbaikan jalan saat ini ialah hujan yang telah mulai sering turun.
Tidak hanya itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit juga mengatakan, bahwa kemarin tim telah turun ke lapangan untuk melihat langsung perkembangan perbaikan jalan yang akan dilalui para pebalap. Khusus untuk jalan yang terdapat pada etape 6 yakni Kota Solok-Kabupaten Solok, Nasrul mengaku khawatir bahwa jalan tersebut tidak bisa selesai menjelang etape 6 untuk dilalui.
“Saya khawatir untuk etape enam ini, tapi mudah-mudahan bisa selesai sesuai dengan komitmen Balai Pelaksana Jalan Nasional pada rapat terakhir di Hotel Mercure Padang lalu,” tegasnya.