JAKARTA – Jumlah cabang olahraga (Cabor) dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 menyesuaikan kesiapan arena pertandingan. Hal itu mempertimbangkan proses pembangunan infrastruktur di Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
Wakil I Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Suwarno menyebut, arena yang telah siap mencakup 38 cabor. “Papua menyampaikan arena yang telah disiapkan mencakup 38 cabor. Terbagi di Merauke, Biak, Wamena, Mimika, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura,” ujar Suwarno usai Rapat Koordinasi dan Konsultasi 2017 di Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Hanya saja untuk jumlah cabang masih belum mencapai penetapan secara final. Masih akan menyesuaikan proses pembangunan arena. Jumlah cabang olahraga dalam PON ke-20 masih dapat bertambah atau berkurang.
Pemerintah pusat, menurut Suwarno, juga telah membantu pembangunan lima arena olahraga di Papua untuk menyelenggarakan PON 2020. Lima arena itu adalah kolam renang, velodrome, lapangan hoki, lapangan cricket, dan stadion bulu tangkis. “Stadion bulu tangkis itu akan dibangun di kampung Doyo Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
KONI Pusat telah menyampaikan kepada KONI daerah agar menyiapkan atlet-atlet daerah mereka untuk 38 cabang olahraga. Meskipun belum ada keputusan terkait jumlah cabang olahraga PON 2020.
Papua masih memprioritaskan penyelesaian pembangunan arena-arena baru olahraga pada 2018. Sedangkan pada 2019, Papua akan fokus pada renovasi arena-arena yang sudah ada guna memenuhi kebutuhan arena cabang olahraga.
Selain arena, Suwarno mengatakan aspek transportasi penyelenggaraan PON akan menjadi tanggung jawab pemerintah Papua sesuai aturan tuan rumah PON. Termasuk kemungkinan transportasi udara sebagai penghubung lokasi penyelenggaraan olahraga.
“Soal kesehatan dan doping, kami sudah mengingatkan kepada Papua. Doping adalah salah satu bidang serius dan mahal. Peraturannya sama sebagaimana PON XIV di Jawa Barat,” pungkasnya. (Ant)