Kuliner Bandung Jajaki Pasar Malaysia
KUALA LUMPUR — Perusahaan kuliner ternama Indonesia asal Bandung, Provinsi Jawa Barat, menjajaki pasar di negeri jiran untuk membuka cabang di Kuala Lumpur, Malaysia.
“Sebenarnya kami ingin membuktikan kalau ‘local brand’ Indonesia itu bisa ekses di luar negeri. Pertama kami memilih Malaysia karena secara budaya mirip. Secara lidah dan rasa juga mirip,” ujar Founder Cita Rasa Prima, Hendra Noviyanto di Kuala Lumpur, Rabu (8/11).
Hendra menyatakan sudah banyak pula yang ingin membuka cabang di Kuala Lumpur sehingga pihaknya ingin menjadikan Kuala Lumpur cabang pertama di luar negeri.
“Saat ini yang sudah berdiri 60 cabang di Indonesia. Yang sedang renovasi dan ‘coming soon’ ada 20 cabang,” katanya.
Dia mengatakan saat ini pihaknya pada posisi memilih mitra untuk membuka cabang di Malaysia.
Cita Rasa Prima saat ini memiliki empat “brands” yakni Nasi Goreng Rempah Mafia, Bakso Boedjangan, Warunk Upnormal (Indomie, roti bakar, susu segar, kopi gayo) dan Sambal Khas Karmila (ayam goreng dan ayam bakar rempah).
“Untuk Warunk Upnormal pada dasarnya warung Indomie, kami mengangkat ‘brand’ Indomie tetapi kami juga ada menu nasi, roti bakar, pisang bakar dan ada menu dessert, tetapi special kami di Indomie dan kopi,” katanya.
Dia mengatakan pihaknya mengangkat biji kopi asli Indonesia seperti Gayo, Toraja dan Mandailing.
“Kami juga ada ‘house blend’ punya kita sendiri. Kami juga sedang membuat kopi cold brew dengan nama Gatot Kaca. Namanya Indonesia banget. Jadi kami ingin mengangkat bahwa kopi Indonesia benar-benar bagus,” katanya.
Dia mengatakan pihaknya juga baru diundang Presiden Joko Widodo di Istana Bogor untuk membicarakan kopi karena Badan Ekonomi Kreatif menganggap pihaknya sudah persiapan serius dalam bisnis kopi.
“Kami sedang membangun pabrik dan edukasi kopi di Bandung. Kami beli biji kopi langsung dari petani,” katanya.
Dia mengatakan konsepnya warung-nya ada cafe dengan harga murah.
“Kami tahu orang Malaysia banyak makan Indomie, kemudian orang Indonesia juga banyak tinggal di Kuala Lumpur. Kita ingin buktikan kalau Starbuck jualan kopi sedangkan kami jualan kopi dan Indomie,” katanya.
Sementara itu Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Rifah Arini menyambut baik rencana dari manajemen Warunk Upnormal untuk membuka cabang di Malaysia.
Sejumlah kuliner asal Indonesia yang sudah masuk ke Malaysia di antaranya Dapur Desa, Kebab Turki Babarafi, Rumah Makan Padang Sederhana (Ant).