Akses Jalan Dusun Mintorogo Rusak Sepanjang Lima Kilometer

YOGYAKARTA — Akses jalan menuju Dusun Mintorogo, Desa Gayamharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, diketahui rusak parah sejak beberapa waktu terakhir. Hal itu membuat warga kesulitan melewati jalan yang menjadi akses utama sehari-hari menuju desa terdekat.

Kontur wilayah Desa Gayamharjo yang hampir seluruhnya merupakan perbukitan berbatu, dengan tipe jalan naik turun membuat setiap kendaraan yang melintas rawan terperosok dan jatuh. Terlebih kerusakan jalan sangat parah di seluruh badan jalan, dan terjadi di sejumlah turunan atau tanjakan.

Saat hujan turun, kerusakan jalan akan semakin parah dan berbahaya untuk dilintasi. Pasalnya air hujan langsung meluncur dari bukit melewati badan jalan, membawa material lumpur dan batu. Warga pun harus ekstra berhati-hati setiap kali melewati jalan desa agar tidak terjatuh dan terperosok.

Kepala Desa Gayamharjo, Parwoko, mengatakan kerusakan jalan menuju dusun Mintorogo, mencapai sepanjang hampir 5 kilometer. Hal itu sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya truk penambang batu galian C melintasi jalan tersebut.

“Muatan truk melebih kemampuan badan jalan. Sehingga otomatis jalan tidak kuat dan akhirnya rusak,” katanya.

Pihak pemerintah sendiri dikatakan sudah berupaya memperbaiki sejumlah jalan yang rusak dengan memanfaatkan APBDes yang ada. Namun karena keterbatasan anggaran, tidak semua jalan bisa diperbaiki.

Parwoko sendiri berharap pihak pemerintah Kabupaten Sleman maupun Propinsi dapat turun tangan untuk membantu memperbaiki jalan tersebut. Terlebih jalan tersebut juga menjadi akses utama menuju salah satu objek wisata yang tengah dikembangkan yakni Bukit Mintorogo.

“Kita sedang mengembangkan potensi wisata yang ada yakni Bukit Mintorogo, agar ekonomi warga sekitar terangkat. Namun karena akses jalan menuju lokasi wisata kurang mendukung, upaya untuk mendatangkan wisatawan menjadi belum bisa maksimal,” katanya.

Kepala desa Gayamharjo, Parwoko/Foto: Jatmika H Kusmargana.

 

Lihat juga...