Inovasi Kelola Limbah Tinja, Raih AMPL Award

DEPOK – Pemerintah Kota Depok terus berinovasi untuk memajukan warganya. Bahkan atas terobosan kreatif kota penyangga ibu kota Jakarta tersebut, meraih sejumlah penghargaan. Kali ini Depok meraih penghargaan dari Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Nasional (Pokja AMPL Nasional).

Penghargaan AMPL Award, itu diterima langsung oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris di Hotel Le Meridien, Jakarta, dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, pada Selasa (7/11/2017).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, kepada wartawan Rabu (8/11/2017) mengatakan, sejak tahun 2013 Pemkot Depok telah mengupayakan untuk membangun persepsi masyarakat terkait pentingnya akses sanitasi dan air bersih yang layak. Dari upaya tersebut, akhirnya mengantarkan Kota Depok meraih penghargaan Pokja AMPL Nasional.

“Penghargaan ini merupakan komitmen Pemkot Depok dalam hal sanitasi dan pengelolaan limbah modern di Kota Depok, telah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Salah satu fokus perhatian Pemkot Depok adalah bagaimana mengolah limbah tinja. Idris menyebutkan Pemkot Depok telah melakukan pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kalimulya, Kecamatan Cilodong, secara lebih modern dengan sokongan dana APBD.

Selain itu, Pemkot Depok juga telah membangun sekitar 800 septic tank di 31 titik. Dikatakan Idris, satu septic tank bisa menampung 40 kepala keluarga. Dikatakan Idris pula, upaya gencar dalam pembangunan septic tank di sejumlah titik, itu juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki septic tank yang layak.

Menurut Idris, pembangunan septic tank sangat berguna bagi warga masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Sementara itu, untuk mendukung upaya tersebut dari sisi pembiayaan, Pemkot Depok tidak jalan sendiri. Pelaku usaha dan CSR juga dilibatkan dalam pembangunan septic tank tersebut.

Lihat juga...