LONDON – Manajer baru West Ham United, David Moyes, dikabarkan tengah berharap banyak bisa diberi dana segar untuk mendatangkan pemain anyar pada bursa transfer Januari mendatang. Moyes ingin ada muka baru dalam skuad asuhannya demi mengangkat performa tim.
Manajer asal Skotlandia resmi didapuk sebagai manajer baru West Ham United hanya berselang 24 jam setelah manajemen the Hammers, julukan West Ham, mendepak Slaven Bilic dari posisinya sebagai manajer. Bilic dan staf kepelatihannya tersingkir usai rentetan hasil buruk the Hammers musim ini.
Informasi yang berkembang menyebutkan, the Hammers siap memberikan dana segar bagi Moyes agar bisa beraktivitas di bursa transfer. Bahkan, klub dikabarkan siap memberi dana cukup untuk menghadirkan pemain anyar ke Stadion Olimpiade London.
Manajer berusia 54 tahun disebut segera mulai menilai komposisi skuad asuhannya guna memastikan posisi mana yang membutuhkan tambahan pemain. West Ham butuh skuad yang kompetitif agar bisa keluar dari zona degradasi.
Saat ini, West Ham tertahan di urutan 18 dengan koleksi sembilan poin. West Ham betah menghuni zona merah bersama Swansea City yang mengoleksi delapan poin, lalu Crystal Palace di dasar klasemen dengan empat poin.
Di sisi lain, kehadiran Moyes di Stadion Olimpiade sebenarnya masih menimbulkan tanya. Bahkan co-chairman West Ham David Sullivan mengakui penunjukan Moyes sebagai suksesor Slaven Bilic merupakan sebuah perjudian. Alasannya jelas, track record Moyes yang tidak terlalu mulus.
Sejak meninggalkan Goodison Park, markas Everton pada 2013, Moyes gagal mengukir prestasi bersama tim yang ditanganinya. Selain gagal bersama Manchester United, ia juga gagal di Spanyol saat menukangi Real Sociedad. Bahkan, ia kembali gagal saat kembali ke Inggris bersama Sunderland.
Namun demikian, Sullivan memastikan bahwa Moyes merupakan pilihan terbaik yang dimiliki the Hammers, untuk saat ini. Karena itu, ia tetap berharap mantan bos Everton bisa memberikan hasil terbaik dan mengangkat tim ke posisi yang lebih baik. (dari berbagai sumber)