Damandiri Kucurkan Rp1,2 Miliar untuk Desa Termiskin di Brebes
BREBES – Melalui program Desa Mandiri Lestari, Yayasan Damandiri menyerahkan bantuan pinjaman modal usaha senilai Rp1,2 miliar pada salah satu desa termiskin di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yakni Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari. Modal usaha diserahkan kepada KUD Berkah Damandiri Pesantunan dan kepada 6 unit usaha simpan pinjam Tabur Puja.
Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaja, menegaskan, bantuan pinjaman modal usaha itu harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menumbuhkan dan mengembangkan unit-unit usaha kecil atau mikro milik warga Desa Pesantunan. Yakni dengan memprioritaskan bagi warga miskin atau kurang mampu yang selama ini tak tersentuh bantuan modal dari pemerintah.
“Modal usaha ini harus diprioritaskan pada warga kurang mampu. Jangan dipersulit. Agar yang belum memiliki usaha bisa punya usaha. Dan yang sudah punya usaha semakin berkembang usahanya,” katanya, saat peresmian sekaligus penyerahan bantuan modal usaha pada KUD Berkah Damandiri Pesantunan, di balai desa setempat, belum lama ini.

Saat peninjauan ke sejumlah unit Tabur Puja, Subiakto Tjakrawerdaja juga menyempatkan diri berdialog dengan warga kurang mampu anggota kelompok Tabur Puja. Di hadapan mereka, Subiakto berpesan, agar pinjaman modal usaha Tabur Puja dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebaik-baiknya sehingga omzet usaha semakin berlipat jumlahnya.
“Modal Rp1-2 juta ini harus dikembangkan. Biar bisa meningkat jadi Rp10 juta, Rp100 juta, sampai Rp1miliar ya,” ujarnya, diamini sejumlah ibu-ibu anggota kelompok Tabur Puja Anggur, Desa Pesantunan.
Ratini, salah satu anggota kelompok Tabur Puja Anggur, mengaku senang dengan adanya bantuan pinjaman modal usaha Tabur Puja dari Yayasan Damandiri. Ia mengaku tak sabar menggunakan modal itu untuk mengembangkan usaha Warung Makan Tegal (Warteg) miliknya. Pasalnya, selama ini ia sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan modal dari pemerintah.
“Saya ingin menggunakan untuk kembangkan usaha warteg saya. Agar bisa semakin besar. Saat ini omzet per hari sekitar Rp300 ribu. Mudah-mudahan dengan tambahan modal ini bisa meningkat,” ujar ibu 4 orang anak itu.
Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Narjo, mewakili Bupati Brebes Idza Priyanti, yang turut hadir dalam acara tersebut mengakui, belum ada institusi kelembagaan ekonomi yang bisa menyentuh usaha kecil mikro masyarakat dari hulu hingga hilir. Karena itu langkah Yayasan Damandiri menguatkan koperasi melalui kucuran dana modal usaha di Dusun Pesantunan sangat tepat.
“Upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus kita lakukan secara bersama. Karena itu saya berharap program Desa Mandiri Lestari dari Yayasan Damandiri bisa diperluas ke desa-desa lainnya di Brebes. Karena masih banyak desa miskin di Brebes yang membutuhkan,” katanya.