Wako Padang Klaim PKH Telah Mampu Kurangi Angka Kemiskinan

PADANG — Walikota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan dengan adanya Program Keluarga Harapan (PKH) telah mampu mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak bermental orang miskin.

Dalam kegiatan Rapat Laporan dan Evaluasi PKH tingkat Kota Padang, ia menyebutkan, artinya melalui PKH juga akan berdampak kepada menurunnya jumlah kemiskinan di Kota Padang.

“Bagi saya pribadi membantu orang lain untuk terlepas dari hidup yang serba kekurangan dari segi materil, merupakan sebuah usaha yang mulia. Untuk itu, kepada masyarakat lainnya agar turut saling membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan,” katanya, Kamis (26/10/2017).

Baca juga: Mukomuko Usulkan Peningkatan Dana Pendamping PKH

Menurutnya, jika hanya pemerintah yang diharapkan, akan berjalan sangat lambat. Namun, jika dibantu secara bersama-sama, maka bisa saja kondisi kemiskinan di Kota Padang bisa teratasi.

Apalagi, dengan memiliki 11 kecamatan dan 104 kelurahan di Kota Padang, tentu butuh waktu dan kerja sama dengan berbagai pihak. Sejauh ini, selain adanya PKH dari Kementerian Sosial RI, Pemko Padang juga turun langsung melihat kondisi masyarakat, melalui kegiatan Sahur Bareng Masyarakat yang dilakukan setiap bulan Ramadan.

Sementara Itu, Kepala Dinas Sosial Amasrul menjelaskan pada intinya tujuan umum PKH adalah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial dalam mendukung tercapainya kualitas hidup bagi keluarga miskin.

“PKH ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran bagi keluarga miskin dalam jangka pendek serta memutus rantai kemiskinan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Baca juga: PKH Berdampak Meningkatnya Partisipasi Layanan Kesehatan

Ia menyebutkan, telah banyak program dalam PKH, diantarnya e-Warung, membentuk kelompok usaha bersama (Kube), usaha produksi dan jasa dan lainnya. Untuk itu, melalui rapat dan evaluasi kali ini, diharapkan para pendamping desa dapat membantu masyarakat melalui pelatihan di setiap program usaha yang dilakukan.

“Dampak dari PKH ini cukup terlihat, seperti yang sebelumnya keluarga ada yang mengalami kesulitan untuk kebutuhan anak-anak mereka yang sekolah. Kini dengan adanya PKH, persoalan itu jadi bisa diatasi,” ungkapnya.

Lihat juga...