Timba Ilmu, Smater Maumere Rutin Kirim Pelajar dan Guru ke LN
MAUMERE — Kepala SMAK Frateran Maumere (Smater) Frater M. Polikarpus, BHK,SE,M.Pd menyebutkan, pihaknya akan kembali mengirimkan pertukaran pelajar dan guru ke luar negeri (LN). Program tersebut salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
“Ini merupakan kali yang ke enam kami mengutus duta-duta Smater, para pelajar dan guru ke negeri Barack Obama lewat berbagai program yang diadakan negara tersebut,” ungkap Frater Poli sapaannya kepada Cendana News, Kamis (26/10/2017).
Disebutkan, untuk tahun 2018 nanti, enam pelajar Smater mengikuti program pertukaran pelajar. Duta Smater yang pertama yakni Maria Helena Yesenia Jimmy seorang pelajar dan Yoahanes Sudarmo Dua salah seorang Guru melalui program South East Youth Leadership Program (SEAYLP), April 2014 ke Chicago, Ilinois, USA.
Duta Smater gelombang kedua yang berangkat adalah Lastri Yanika Dong seorang Guru melalui program English Access Micro scholarship Teacher Training Program (AMIDEAST and University of South Carolina) ke South Carolina USA selama tiga minggu sejak tanggal 19 Oktober hingga 9 November tahun 2014.
“Duta Smater gelombang yang ketiga berangkat adalah Octovino Remsi Hena Ama seorang pelajar melalui program Kennedy Lugar Youth Exchange and Study, selama satu tahun penuh yakni bulan Juli tahun 2015 hingga Juni tahun 2016 di Buford, Atlanta,negara bagian Georgia Amerika Serikat,” terangnya.
Selama di Amerika kata Frater Poli. Octho sapaan akrab pelajar ini tinggal bersama orang tua asuh dan bersekolah di salah satu SMA favorit di kota Buford Atlanta dan setelah tamat sekolah di Smater Maumere, kini dia mendapat beasiswa penuh kuliah di Universitas Telkom Bandung.
Sedangkan duta Smater gelombang ke-empat yang berangkat adalah Melisa Sonia Foris dan Maria Faustina Vini Creata. Semuanya pelajar melalui program Kennedy Lugar Youth Exchange and Study, yang belajar selama satu tahun penuh di negara bagian Ohio, Columbus, Amerika Serikat.

Pihak Smater tutur Frater Poli tidak tinggal diam, terus membangun jejaring dengan berbagai lembaga dan dunia usaha, berinovasi, mencari informasi sana sini yang bermutu untuk anak-anak sebab pihaknya yakin dan percaya bahwa anak-anak Flores dan NTT juga bisa.
“Saya bangga sebab bakat, minat dan prestasi anak Smater luar biasa dan tentunya sangat kami perhatikan dan kami selalu memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mempunyai mimpi dan terus berjuang meraih mimpi itu dan semoga setelah mereka pulang dari USA, mereka bisa menjadi contoh yang patut diteladini oleh teman-temannya,” harapnya.
Melisa Sonia Foris duta Smater keempat saat ditanyai mengaku selama di negeri Paman Sam mereka bersekolah di SMA favorit dan untuk nilai akademik mereka juga sangat menonjol.
Selain itu lanjut Melisa, para pelajar asal Indonesia juga mempromosikan negaranya dalam berbagai kegiatan seperti Tenun Ikat kabupaten Sikka dalam suatu kegiatan di Ohio.
“Saya mendapatkan pengalaman untuk mengikuti Homecoming, pesta untuk American Foot Ball untuk pertama dan terakhir kalinya dan saya bangga dapat mewakili Indonesia melalui dress tradisional modifikasi dari negara dan daerah saya sendiri dan mendapatkan apresiasi yang bagus dan mereka sangat menyukainya,” pungkasnya.