LIVERPOOL –– Manajemen Everton kian khawatir dengan masa depan tim. Performa The Toffees gagal membaik meski tidak lagi ditangani Ronald Koeman yang dipecat pekan lalu. Manajemen pun bergerak lebih cepat menyiapkan figur penyelamat.
Beberapa nama sempat dikabarkan masuk radar Everton, termasuk di antaranya pelatih kawakan Carlo Ancelotti yang menempati urutan teratas sebagai calon pengganti Koeman. Belakangan, manajemen dikabarkan membidik Sam Allardyce untuk mengangkat performa tim.
Pengalaman dan kemampuan mantan pelatih Timnas Inggris ini dinilai cocok untuk menyelamatkan tim dari jurang degradasi. Kehadiran pelatih berjuluk Big Sam sangat mendesak karena The Toffees kian memburuk. Tadi malam, The Toffees kembali kalah 0-2 dari Leicester City.
Chairman Everton Bill Kenwright menilai, manajemen menginginkan solusi jangka pendek untuk membuat tim kembali stabil. Mereka ingin Big Sam menjadi nahkoda guna menyelamatkan kapal yang sedang karam dengan mengambil alih kendali di Goodison Park.
Saat ini, Everton tertahan di urutan tiga terbawah dengan hanya mengoleksi delapan poin hasil dari 10 laga. Everton berpeluang beranjak naik saat menantang Leicester City. Sayang, The Toffees justru dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah 0-2.
Selain Big Sam dan Ancelotti, nama lain yang juga digadang bakal menggantikan Ronal Koeman adalah Pelatih Newcastle United, Rafael Benitez. Namun, mantan arsitek Liverpool, Real Madrid, dan Napoli itu menegaskan tidak ingin hengkang dari Stadion St James Park.
Ia mengaku senang menukangi tim yang tengah dalam proses akuisisi. Di samping itu, Rafa Benitez masih terikat secara emosional dengan pendukung Liverpool. Benitez menghabiskan waktu selama enam musim di Anfield sebelum hengkang pada 2010 lalu.
“Faktanya, keluarga saya di Liverpool, tapi masa lalu saya bersama Liverpool FC. Everton adalah klub yang bagus. Saya tidak mengatakan tertarik, tapi saya ingin mengatakan bahwa saya senang di sini dan ingin konsentrasi bersama Newcastle,” tegas Benitez.