PSIM Yogya Siap Hadapi Play Off Liga 2 di Malang
YOGYAKARTA – Babak Play Off Liga 2 bakal bergulir mulai Senin (9/10) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. PSIM Yogyakarta yang berhasil lolos ke babak ini, berjanji tampil all out agar bisa bertahan di kompetisi kasta kedua Tanah Air, Liga 2. PSIM kini tinggal menjaga motivasi pemain yang tengah membaik.
Arsitek PSIM, Erwan Hendarwanto, mengatakan, Achmad Taufik dan kawan-kawan siap memberikan yang terbaik, agar dapat meraih hasil maksimal. Motivasi pemain, kata Erwan, menjadi bekal positif bagi timnya untuk mengamankan tiga laga penentu di Kota Apel tersebut.
“Lawan kami di babak play off ini semuanya berat. Tapi, dengan bekal motivasi yang cukup baik, kami yakin bisa meraih hasil maksimal. Kami berupaya menjaga motivasi itu tetap membumbung tinggi,” ucap Erwan, Sabtu (7/10/2017).
PSIM sendiri, katanya, bertolak ke Malang lebih awal. Jumat (6/10) pagi, tim berjuluk Laskar Mataram bertolak menggunakan moda transportasi kereta api. Tidak seperti biasanya, kali ini Laskar Mataram menyertakan seluruh pemainnya yang berjumlah 26 orang, termasuk dua pemain anyar serta kiper magang yang baru naik ke tim inti.
Dengan keberangkatan awal tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident, diharapkan memiliki waktu istirahat lebih sekaligus memiliki waktu cukup untuk beradaptasi. Proses ini dianggap penting, karena jadwal Laskar Mataram pada babak play off cukup padat.
Di laga perdana, PSIM bakal bertanding kontra Persipur Purwodadi (9/10) lusa, tiga hari berikutnya PSIM menantang Persewangi Banyuwangi (12/10), kemudian di laga terakhir, PSIM giliran menantang PSCS Cilacap (15/10).
Demi menghindari cedera, tim pelatih memutuskan meniadakan latihan dengan intensitas yang tinggi. “Seluruh pemain harus benar-benar fokus dalam babak play off ini, sehingga mereka bisa menjaga kondisi dengan baik dan tidak melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar kegiatan tim,” tegas Erwan.
Dalam hal pemilihan pemain, tim pelatih dimudahkan karena seluruh skuat turut serta ke Malang. Formasi lengkap juga memungkinkan tim pelatih menerapkan skema berbeda pada setiap laga yang dilakoni Laskar Mataram.
“Kami sudah siapkan beberapa skema bermain. Kami berharap semua pemain bisa kami maksimalkan kalau memang rotasi dibutuhkan. Yang jelas, kami semua ingin hasil terbaik, agar PSIM tetap bertahan di Liga 2,” pungkasnya.