Pedasnya Sambal Pekhos Rekatkan Kebersamaan
LAMPUNG — Sambal merupakan hidangan khas yang kerap disajikan bersama makanan lain, seperti ikan bakar, ikan goreng, ayam goreng serta sajian kuliner sayuran. Bahkan, cukup disantap dengan nasi putih hangat, cita rasa sambal sudah bisa membangkitkan gairah.

Eliana, salah satu warga dusun Gusungberak, desa Sumur, kecamatan Ketapang, yang tinggal di Pulau Rimau Balak, mengungkapkan, pembuatan sambal pekhos terbilang sederhana dan kerap menjadi sebuah aktivtas yang melibatkan banyak orang untuk menyantapnya. Saat proses pembuatan sambal pekhos yang kerap disajikan dengan nasi hangat mengepul dari dandang yang dimasak dengan kayu, beberapa wanita lain mempersiapkan bumbu-bumbu untuk sambal pekhos, sebagian membakar ikan jenis tengkurungan, tongkol maupun ikan laut yang masih segar.
“Keunikan pembuatan sambal pekhos selalu kami lakukan bersama-sama, sehingga bisa membuat dalam jumlah banyak untuk disantap bersama dengan ikan bakar dan ikan goreng selagi masih hangat dalam suasana kebersamaan”, terang Eliana, salah satu ibu rumah tangga warga Pulau Rimau Balak, saat ditemui Cendana News tengah mempersiapkan sambal pekhos belum lama ini.
Berbeda dengan sambal lainnya, Eliana menyebut sambal pekhos dibuat dengan lebih cair dengan bahan-bahan berupa cabai rawit, tomat atau rampai, garam, irisan jeruk nipis yang menjadi cita rasa asam asin, sehingga ciri khas pekhos akan terasa dalam sambal yang disiapkan secara khusus dalam wadah. Semua bahan sambal yang telah disiapkan selanjutnya digerus dalam cobek batu dan setelah halus bisa ditambahkan air saat dimasukkan ke dalam wadah, selanjutnya ditambahi perasan jeruk nipis untuk menambah rasa asam.
Sembari berbagi tugas, sebagian mempersiapkan bahan pembuatan sambal pekhos untuk pelengkap menyantap ikan bakar yang akan dipersiapkan, termasuk menyediakan menu sayur asem terbuat dari daun melinjo, buah melinjo, terong bulat, kacang panjang, kacang tanah serta biji kandis asam.
Sayur asam khas masyarakat Lampung yang dibuat dengan bahan segar hasil perkebunan serta pertanian tersebut, dimasak menggunakan tungku kayu dalam tempat masak khusus. Bumbu sederhana dengan lengkuas, garam serta penyedap rasa membuat sayur asam dibuat dengan cepat dan cita rasa lezat akan dilengkapi saat proses menyantap ikan bakar dengan sambal pekhos yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Sambal pekhos dengan cita rasa pedas dan asem yang kental dan kerap tidak disukai anak-anak tersebut, menjadi satu pilihan, karena menurut Eliana selain sambal pekhos dirinya pun sekaligus membuat sambal kecap manis. Sambal dari irisan cabai rawit, bawang merah, bawang putih serta penyedap rasa tanpa digerus tersebut, umumnya diperuntukkan bagi anak-anak sebagai sambal cocol yang disukai anak-anak yang tidak doyan rasa pedas.
Setelah semua bahan makanan selesai dibuat, menyantap hidangan sambal pekhos bagi sebagian warga pesisir yang kental dengan rasa kebersamaan makan bersama jarang dilakukan di meja makan, bahkan sering dilakukan dengan lesehan atau menghampar di lantai. Sambal pekhos cair yang dibuat selanjutnya akan dituangkan di atas ikan bakar atau ikan goreng yang bisa dinikmati bersama keluarga atau tetangga.
Sarti, warga lain yang ikut membantu proses pembuatan sambal pekhos menyebut proses memasak yang dilakukan secara gotong-royong tersebut, kerap dilakukan bergantian pada rumah-rumah warga yang tinggal di pesisir pantai. Kebersamaan yang kental terasa bahkan terlihat ketika satu ekor ikan bisa disantap berbarengan dengan siraman sambal pekhos yang khas kecut rasa jeruk serta pedas cabai.
“Bagi yang suka dicocol bisa menggunakan sambal kecap, bahkan sambal pekhos bisa dijadikan sambal cocol dengan daging ikan bakar yang masih terasa segar”, beber Sarti.
Ikan laut yang masih segar tersebut, umumnya dibakar dalam kondisi setengah matang, khususnya ikan yang baru selesai ditangkap dari laut, sehingga rasa gurih daging ikan akan terasa saat dicelupkan atau disiram dalam air sambal pekhos.
Sambal pekhos kerap ditemui dalam acara-acara keluarga dan melibatkan banyak orang, termasuk bancakan, karena sambal pekhos lebih nikmat saat disantap dalam kebersamaan dan mempererat persaudaraan berbagai usia.