LIVERPOOL — Jurgen Klopp murka. Pelatih Liverpool FC ini tak terima dengan keputusan pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate yang tetap memainkan Jordan Henderson saat The Three Lions mengandaskan perlawanan Lithuania 1—0, Minggu kemarin.
Kemenangan atas Slovenia tiga hari sebelumnya memastikan Inggris lolos Piala unia 2018 di Rusia. Namun, Southgate rupanya tetap memilih skipper Liverpool ini untuk memperkuat tim. Bahkan, Henderson dimainkan selama 90 menit.
Inilah yang membuat Klopp murka. Juru taktik asal Jerman itu menilai, memainkan Henderson selama 90 menit adalah keputusan sembrono. Keputusan ini berpotensi merugikan timnya jika sang pemain mengalami cedera.
Klopp tak ingin timnya menghadapi persoalan serius karena salah satu pemain andalannya harus absen akibat cedera, seperti yang terjadi musim lalu. Saat itu, Henderson harus absen pada tiga bulan terakhir kompetisi setelah berjibaku dengan cedera.
Jika terjadi lagi, maka akan jadi masalah besar buat Liverpool. The Reds bakal makin kesulitan bersaing dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris maupun di kancah Eropa. Di kompetisi domestik saja, kini masih tercecer di urutan 7 klasemen sementara.
Padahal, tim kebanggaan Liverpudlian bakal menjamu rival abadi mereka, Manchester United di Anfield, besok. “Inggsis memainkan laga persahabatan artifisial. Laga itu memang kualifikassi, namun mereka sudah lolos ke Piala Dunia,” keluh Klopp.
“Dengan apa yang terjadi musim lalu, jujur saja saya tidak senang dengan keputusan yang diambil terkait Hendo. Mereka mengambil keputusan sendiri. Tidak pernah ada yang bertanya kepada saya tentang pemain sebelum laga dimulai,” terangnya.
Jordan Henderson sendiri menjadi salah satu pilar utama Liverpool musim ini. Perannya cukup sentral. Terakhir ia mencetak gol penentu bagi kemenangan 3-2 Liverpool atas Leicester City, bulan lalu.