Munas NU, Ratusan Ulama akan Hadir di Mataram
MATARAM – Ratusan ulama dari dalam dan luar negeri akan hadir dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung dan dipusatkan di Islamic Center Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan yang dilaksanakan 23 – 26 November akan dihadiri pengurus dari unsur tanfdziah dan syuriah se-Indonesia serta para pimpinan organisasi ulama dari 35 negara.
“Dalam acara Munas dan Kombes tersebut, selain ulama dalam negeri, juga akan dihadiri perwakilan ulama dari sejumlah negara Islam, kalau di Indonesia akan hadir 1000 ulama dan cendekiawan dari pengurus dan bukan pengurus NU se-Indonesia,” kata Ketua Panitia yang juga Sekretaris PW NU NTB, Lalu Winengan di Mataram, Selasa (31/10/2017).
Ia mengatakan, Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini merupakan forum tinggi kedua setelah muktamar dalam NU yang dilakukan dua kali setahun. Ini juga tasyakuran atas partisipasi para ulama di NTB.
Dikatakan Lalu Winengen, sejauh ini persiapan terus dilakukan termasuk melakukan koordinasi dengan semua Ponpes yang akan menjadi lokasi penginapan para serta Munas dan Konbes termasuk beberapa Ponpes yang menjadi lokasi acara.
“Adapun materi Munas yakni masalah keagamaan, terkait perkembangan terakhir di Indonesia dan mengkaji rancangan UU tentang masalah umum, tidak terlepas dari para ulama. Ini demi memperkokoh nilai kebangsaan melalui program deradikalisasi dan penguatan ekonomi rakyat,” katanya.
Termasuk tentang pariwisata, sebab kalau dulu tentang wisata tidak dibahas, ini nanti dibahas dalam usulan, apa makna wisata halal yang jadi andalan Indonesia, khususnya NTB.
Lebih lanjut Winengan menambahkan, selain dihadiri Kyai Sepuh seperti KH. Maimum Zubair, KH. Ma’ruf Amin, KH. Mustofa Bisri dan sejumlah Kyai sepuh lainnya, acara Munas alim ulama dan Konbes NU di Mataram juga akan dibuka secara langsung Presiden Jokowi.
Sementara itu, Walikota Mataram, Ahyar Abduh mengatakan, selaku tuan rumah, Pemkot Mataram siap mensukseskan pelaksanaan Munas dan Konbes NU dan mulai mempersiapkan segala keperluan dibutuhkan, mengingat ini merupakan acara besar yang tidak saja dihadiri alim ulama dalam negeri, tapi juga luar negeri.
“Pembenahan fisik seperti penerangan jalan, kebutuhan air bersih MCK termasuk keamanan, yang jelas kita ingin bagaimana caranya pelaksanaan Munas dan Konbes NU bisa berlangsung sukses dan memberi dampak positif bagi Mataram, baik citra maupun secara ekonomi,” katanya.
Menurutnya, dalam setiap pelaksanaan acara level nasional mau internasional di Kota Mataram, Pemkot Mataram tetap memegang tiga prinsip, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses pencitraan dan sukses secara ekonomi.
Mengingat tamu sudah pasti banyak akan membawa manfaat bagi masyarakat karena tamu ingin menikmati kuliner dan bawa oleh oleh, dan hotel bisa penuh. City tour juga akan disiapkan dengan brosur brosur kenalkan kuliner, pusat industri kecil menengah dan kerajinan.
“Dalam kegiatan tersebut, nantinya juga ada beberapa rangkaian kegiatan dilaksanakan, antara lain bazar atau pasar rakyat, ada taaruf melibatkan 10 ribu orang yang akan membaca salawat badar melibatkan pelajar dan masyarakat,” katanya.
Dari sisi penganggaran, Pemkot Mataram mem-back up berupa dana hibah Rp2 miliar.