Mahyeldi: Gunung Padang Strategis Menikmati Keindahan Alam dan Perkotaan

PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, tengah mencari pihak investor untuk menanamkan modal dalam hal memanfaatkan potensi wisata yang berada di Kawasan Wisata Gunung Padang.

Walikota Padang Mahyeldi mengatakan, Gunung Padang merupakan tempat yang strategis untuk menikmati keindahan alam dan perkotaan. Hal ini mengingat objek yang terletak di antara kawasan bersejarah, seperti Pantai Air Manis yang ada Batu Malin Kundang, Kota Tua, dan Jembatan Siti Nurbaya.

“Jadi untuk menikmati hal itu, saya pikir perlu adanya kereta gantung dan didukung dengan perhotelan. Kenapa kereta gantung, karena dengan posisi Gunung Padang yang bersebelahan dengan Pantai Air Manis, apabila memandang dari ketinggian, pantainya akan terlihat indah, lalu memandang ke sisi lain tampak perkotaan,” ujarnya, Rabu (18/10/2017).

Walikota Padang Mahyeldi/Foto: M. Noli Hendra

Menurutnya, apabila hal tersebut terwujud maka dapat dipastikan Kawasan Wisata Gunung Padang akan menjadi tempat wisata primadona, karena hanya ada satu-satunya wisata yang menggunakan kereta gantung di Sumatera Barat ini.

Mahyeldi menyebutkan, untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan investasi sebesar Rp 850 miliar, yang mencakup lahan seluas 400 haktare dengan status kepemilikan adalah tanah negara dan tanah ulayat.

Selain Gunung Padang yang memiliki potensi besar untuk menjadi wisata primadona, Kota Padang sendiri juga memiliki pulau-pulau kecil yang tak kalah indahnya. Setidaknya ada sekira 19 pulau yang kondisinya bagus untuk dikelola. Namun, untuk pengembangan pariwisata pulau tersebut dibutuhkan investasi sebesar Rp150 miliar.

“Tentunya kita berharap adanya pihak investor untuk menanamkan modal sebagai langkah pemanfaatan potensi wisata yang telah ada. Untuk itu, di Pemko Padang menawarkan kemudahan berinvestasi,” ujarnya.

Mahyeldi menjelaskan, kemudahan investasi yang diberikan itu, yakni melalui Peraturan Daerah No 11 Tahun 2010 tentang insentif bagi investor. Kemudahan berinvestasi tersebut diberikan melalui pelayanan satu pintu dan insentif bagi investor.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan saat ini ada dua lokasi wisata di Sumatera Barat yang memiliki potensi besar untuk dikelola. Seperti Kawasan Wisata Gunung Padang dan Kawasan Wisata Mandeh di Pesisir Selatan.

“Kalau di Gunung Padang memang yang bagus itu membuat kereta gantung dan perhotelan. Sementara di Mandeh, bisa dilakukan berbagai bentuk investasi, seperti perhotelan, restoran, home stay, pembangkit listrik, dan berbagai infrastruktur penunjang pariwisata lainnya,” jelasnya.

Irwan menyebutkan, sampai saat ini memang cukup banyak investor yang menyatakan berminat, namun belum ada hasilnya. Investor asing yang pernah datang itu seperti ke Mandeh ada dari Qatar dan Arab Saudi. Ia berharap dengan telah diselenggarakannya kegiatan Regional Investment Forum (RIF) di Padang, memberikan dampak yang positif untuk investasi di Sumatera Barat.

Lihat juga...