Lorin dan Syariah Hotel Solo Gelar Haul Ke-10 Jenderal Besar H.M Soeharto

SOLO — Peringatan wafatnya atau haul Presiden ke-2 Indonesia, Jenderal Besar H.M Soerharto, tahun ini kembali diselenggarakan di Astana Giribangun, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Ratusan jamaah Majlis Rintihan Doa Ismu A’dzon dari Sukabumi, turut mendoakan di pusaran trah keluarga Mangkunegaran tersebut.

Dhani Wulandari selaku Public Relations Lorin Solo Hotel menjelaskan, pada peringatan Haul ke 10, H.M Soeharto ini ada sedikit berbeda. Jika pada peringatan Haul tahun-tahun sebelumnya diawali dengan ziarah dan doa di Astana Giribangun, untuk kali ini langsung diselenggarakan di Hotel Lorin.

“Lorin Solo Hotel berkolaborasi dengan Syariah Hotel Solo kembali menggelar haul ke-10, H.M Soeharto bin Kertosudiro. Acara diawali pada hari Sabtu pada 7 Oktober 2017, dengan doa bersama di Al Mumtazah Syariah Hotel Solo,” kata Dhani kepada Cendana News, dalam rilisnya, Senin (9/10/2017).

Doa bersama ini sedikitnya diikuti oleh 400 jamaah Majelis Rintihan Doa Ismu A’dzom dari Sukabumi, Jawa Barat. Selain itu, doa bersama juga diikuti segenap karyawan Lorin Solo Hotel dan Syariah Hotel Solo. Pembacaan doa dan yasin dipimpin langsung oleh KH. AM. Saepudin atau akrab disebut Abah Saepuddin selaku Pembina Majelis Majelis Rintihan Doa Ismu A’dzom Sukabumi.

“Acara ini merupakan agenda rutin tahunan kami. Selain bertujuan untuk mendoakan Bapak Soeharto beserta Ibu Tien Soeharto juga untuk mendoakan properti di bawah naungan Lorin Group agar selalu diberikan kelancaran dan selalu berada dalam rahmat Allah SWT,” ungkapnya.

Di hari kedua, rombongan Majlis Rintihan Doa Ismu A’dzon dari Sukabumi, bertolak ke Astana Giri Bangun. Di tempat dimakamkannya Presiden ke 2 Indonesia, kembali menggelar doa bersama yang diawali dengan membaca tawasul tasbih, tahmid, tahlil, shalawat dan dzikurulloh.

“Selain itu dibacakan juga surat Yasin sebanyak 5 kali per jamaah yang khusus ditujukan untuk mendoakan Bapak Soeharto agar diberikan pengampunan dan ditempatkan di surga Allah SWT yang abadi”, tambah Abah Saepudin.

Suasana doa bersama di Al Mumtazah Syariah Hotel Solo/Foto: Lorin.

 

Lihat juga...