Tutut Soeharto Ziarah ke Makam Leluhur di Kemusuk Bantul

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Putri Presiden ke-2 RI HM Soeharto, yakni Siti Hardiyanti Hastuti atau akrab disapa Tutut Soeharto melakukan kunjungan singkat serta ziarah ke makam leluhur di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul Selasa (18/1/2022) kemarin.

Selain berziarah, putri Sulung keluarga Cendana tersebut juga menyempatkan diri mengunjungi rumah tempat kelahiran Pak Harto di komplek Museum HM Soeharto.

Rangkaian kunjungan ini sendiri diawali pada Senin (17/1/2022) malam, dimana rombongan langsung menuju Astana Giri Bangun, tempat dimakamkanya almarhum HM Soeharto dan almarhumah Tien Soeharto. Selasa siang rombongan kemudian berada di Dalem Kalitan, Solo, lalu mulai berangkat ke Yogyakarta pada Selasa sore.

Iringan mobil yang ditumpangi Mbak Tutut serta dua mobil lainnya dengan jumlah rombongan 20 orang di kawal oleh Patwal dari Surakarta. Rombongan tiba di Kemusuk sekitar pukul 16.00 WIB langsung menuju Makam Si Kepuh di sambut oleh Ibu Hj. Noto Suwito dan putra putrinya, termasuk keluarga yang ada di Kemusuk.

Kunjungan ke makam Si Kepoh ini dilakukan untuk menziarahi makam eyang kakung beliau yakni Alm Kyai Panjang alias Kertosoediro dan makam leluhur keluarga lainnya.

Selanjutnya rombongan mengunjungi Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto untuk mengenang kembali tempat kelahiran bapak tercinta. Di Moseum Memorial HM Soeharto, Mbak Tutut beserta rombongan beramah tamah di Dalem Eyang Noto Sudiro yang merupakan Kakek Buyutnya Bapak HM. Soeharto.

Di samping itu sebagian rombongan juga nampak berkeliling di lingkungan museum untuk melihat diorama perjalanan sejarah HM. Soeharto dengan didampingi pengelola museum Gatot Nugroho, Duta Museum DIY serta sejumlah siswa siswi PKL.

Siti Hardiyanti Hastuti atau akrab disapa Tutut Soeharto melakukan kunjungan singkat serta ziarah ke makam leluhur di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul Selasa (18/01/2022) kemarin. Foto: Jatmika H Kusmargana

Setelah selesai mengunjungi Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, Mbak Tutut dan rombongan melanjutkan ziarah ke makam eyang putrinya, Alm Nyai Soekirah, makam eyang Noto Sudiro, makam eyang Atmo Sudiro dan leluhur yang berlokasi di Makam Pulerejo.

Selesai ziarah di Pulerejo, rombongan kemudian pamit untuk kembali melanjutkan perjalanan ke dalem Kalitan Solo Jawa Tengah.

Pengelola Moseum Memorial HM Soeharto, Gatot Nugroho mengatakan, kunjungan kali ini lebih pada acara silaturahmi serta ziarah ke makam leluhur. Saat berada di Moseum Memorial HM Soeharto, ibu Tutut Soeharto, mengaku senang mengetahui tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengunjungi moseum.

Termasuk juga keberadaan museum Memorial HM Soeharto yang selama ini juga selalu digunakan untuk kegiatan penelitian mahasiswa dan PKL mahasiswa maupun siswa SMK bidang pariwisata.

“Saat di Moseum, Bu Tutut senang mengetahui ada salam moseum nasional, yang berbunyi ‘Salam Sahabat Museum, Museum selalu di hati ku’. Bahkan beliau sempat menambahkan kalimat ‘Selalu bersamamu’,” ujarnya.

Siti Hardiyanti Hastuti atau akrab disapa Tutut Soeharto melakukan kunjungan singkat serta ziarah ke makam leluhur di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul Selasa (18/01/2022) kemarin. Foto: Jatmika H Kusmargana

Dalam kesempatan itu, Tutut Soeharto juga mengaku bangga sekaligus mengucapkan terimakasih atas pengelolaan museum HM Soeharto selama ini. Beliau bahkan mengaku akan mengajak anak cucunya untuk datang lagi ke museum yang merupakan tempat lahirnya eyang Soeharto.

Lihat juga...